12 Tahun Jajanan Mak Misni Melayani Pembeli

  • Whatsapp
Jajanan Mak Misni
Jajanan Mak Misni

Pedagang jajanan tradisional Banyuwangi, Mak Misni

KABARRAKYAT.ID – Jajanan tradisional di Banyuwangi rupanya masih mampu bertahan meski banyak beraneka macam jajanan modern yang terus berkembang. Warung jajanan Mak Misni (66) warga Dusun Jajangan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi salah satunya yang masih bertahan dan terus melayani pelanggan setianya.

Mak Misni menjual aneka jajanan tradisional seperti cenil, serabi, lupis, lanun, dan lain lain.

“Saya jualan jajanan ini mulai sore hari sampai malam,” kata Misni diwarungnya pada Minggu (30/9/2018).

Mak Misni, ibu tiga anak ini sudah menggeluti usahanya ini sejak 12 tahun lamanya. Untuk mencicipi jajanan ini, pembeli tidak usah khawatir dengan harganya, 1 porsi hanya dibandrol dengan harga Rp. 5 ribu saja.

Tak tanggung tanggung dengan jajanan tradisional Mak Misni ini ternyata banyak digandrungi oleh ibu ibu hamil di wilayahnya.

“Pernah dulu, ada seseorang yang hamil kemudian ngidam cenil, kemudian muter muter dan nemu disini. Orang itu jauh jauh dari Srono hanya mencari cenil ke Songgon karena ngidam,” bebernya.

Mak Misni tidak menarget penghasilan yang diperolehnya setiap hari. “Berapa pun hasilnya, laku ataupun tidak, tetap disyukuri,” paparnya

Salah seorang pelanggan, Sulaiman (32) asal Rogojampi mengaku setiap kali ke Songgon pasti mampir di warung jajanan ini. Dengan harga terjangkau, dirinya bisa menikmati jajanan tradisional sepuasnya.

“Hanya dengan uang Rp. 5 ribu saja sudah bisa membuat perut kekenyangan dan puas menikmati jajanan ini,” cetusnya.

Nah, bagi penikmat jajanan tradisional yang penasaran ingin mencicipi, silahkan datang ke warung Mak Misni.

Namun yang harus diingat, datang lah pada saat sore hari jika tidak ingin ketinggalan rasa dan aroma jajanan tradisional ini.

Puas menikmati jajanan tradisional jangan lupa bawa oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

“Kebanyakan memang dibawa pulang karena untuk dinikmati bersama keluarga dirumah,” pungkas Sulaiman.

Reporter: Rohman

Editor: Suwongko

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *