15 Ribu Bibit Ikan Kakap Hasil Pembenihan Ditebar ke Laut Probolinggo

276 views
banner 468x60)

banner 468x60)
Foto: Tabur ikan ke laut di Probolinggo

Foto : Pelepasan bibit ikan Kakap oleh KKP di Laut Bentar, Probolinggo, Kamis (28/2/2019).

KABARRAKYAT.ID – Kementerian Kelautan Dan Perikanan (KKP) menebar 15. 000 ekor benih ikan kakap di perairan Probolinggo sebagai upaya meningkatkan kelestarian laut dan mendorong peningkatan tangkapan nelayan. Kegiatan kelestarian suberdaya laut itu di fokuskan di pantai Bentar, Kabupaten Probolinggo bersama nelayan setempat, Kamis (28/2/2019).

Sebanyak 15.000 ekor yang merupakan hasil produksi dari BPBAP Situbondo ditebar di laut lepas oleh rombongan Kementerian Kelautan Dan Perikanan diwakili Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto.

Menurut Slamet Soebjakto, pelepasan bibir ikan kakap akan menjaga kestabilan stok, sedang dari aspek ekonomi, diharapkan akan meningkatkan jumlah tangkapan bagi nelayan.

“Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan, bahwa Indonesia menjadi penyumbang sampah plastic di perairan laut. Ini tentunya harus disikapi secara serius oleh semuanya.Oleh karena itu, saya harus berkali-kali sampaikan agar kita semua senantiasa menjaga kebersihan, terutama berupaya untuk membebaskan perairan laut dari sampah plastic, karena ini menyangkut laut sebagai masa depan bangsa. Laut bersih, sudah barang tentu akan mampu menjamin masa depan kelestarian sumberdaya yang ada bagi kepentingan generasi mendatang”, terang Slamet.

Dalam kegiatan ini juga,  KKP terus mendorong masyarakat gemar mengkonsumsi ikan. Sedikitnya 200 siswa SD mendapat edukasi soal pemanfaatan sumberdaya kelautan dengan tema ” Ayo Makan Ikan untuk Cegah Stunting” serta demo masak dengan bahan baku ikan.

Sebagaimana diketahui, tahun 2018 KKP mencatat konsumsi ikan per kapita secara nasional yakni 50,69 kg/kapita. Angka ini menempatkan konsumsi ikan per kapita penduduk Indonesia dalam kategori tinggi. Selain itu, konsumsi ikan per kapita nasional dalam 5 (lima) tahun terakhir juga menunjukkan tren yang terus naik. Dimana sebelumnya di tahun 2014, konsumsi ikan per kapita tercatat baru sebesar 38,14 kg/kapita.

Badan kesehatan dunia WHO, menetapkan batas toleransi stunting (bertubuh pendek) maksimal 20 persen atau seperlima dari jumlah keseluruhan balita. Sementara, di Indonesia tercatat 7,8 juta dari 23 juta balita adalah penderita stunting atau sekitar 35,6 persen. Sebanyak 18,5 persen kategori sangat pendek dan 17,1 persen kategori pendek.

Adapun konsen KKP yakni terus mengkampanyekan makan ikan khususnya pada generasi sekolah.

Kegiatan KKP juga dihadiri anggota DPR RI komisi XI Mukhamad Misbakhun, Wakil Bupati Probolinggo Drs. H. Timbul Prihanjoko.

Reporter : Richard

Editor : Choiri

banner 468x60)

#Tebar bibir ikan kakap di Probolinggo #KKP lakukan pelestarian laut di Kabupaten Probolinggo #Gemar makan ikan sejak usia dini

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply