Thursday, October 22, 2020
Home KESEHATAN 15 Rumah Sakit COVID-19 di Karesidenan Madiun Terima Bantuan Ventilator

15 Rumah Sakit COVID-19 di Karesidenan Madiun Terima Bantuan Ventilator

- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Penyerahan bantuan Ventilator ke Rumah Sakit rujukan COVID di Jawa Timur masuk batch ke lima. Giliran sembilan daerah ex-Karesidenan Madiun, mendapat bantuan 25 unit Ventilator yang dibagi kepada 15 rumah sakit.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, secara simbolis menyerahkan ventilator kepada 15 perwakilan RS se- Ex Karesidenan Madiun di Pendopo Kab. Madiun, (18/9) sore.

Rumah Sakit rujukan COVID-19 di Karesidenan Madiun, terdiri dari Kabupaten Nganjuk, Ponorogo, Tulungagung, Ngawi, Trenggalek, Magetan, Pacitan, Kota Madiun dan Kab. Madiun.

“Ini adalah etape kelima kita membagi Ventilator ke rumah sakit yang membutuhkan ventilator,” ungkap Gubernur Khofifah di Madiun, Jum’at (18/9).

Baca : Gubernur Khofifah Bagikan 1,3 Juta Kartu Internet Gratis untuk Pelajar Jatim

Alat Ventilator ini jelas Gubernur Khofifah, bantuan dari USAID melalui Kementerian Kesehatan. Total ada 210 ventilator yang akan dibagikan secara bertahap ke kabupaten/kota di Jawa Timur.

Penyerahan Bantuan Ventilator bertempat di Pendopo Kabupaten Madiun.

Selain ventilator, juga diserahkan 29.500 pcs masker dengan rincian, 28.500 pcs untuk relawan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana serta 1.000 pcs untuk relawan pendampingan desa di Dinas PMD.

Pembagian masker kepada tim relawan ini tak lain guna mendukung penegakan disiplin protokol kesehatan di wilayah Bakorwil Madiun.

Hal ini sejalan dengan dilaunchingnya Tim Nadirotan yang dibentuk Kapolres Madiun dengan dukungan Pemkab Madiun serta Forkopimda. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara continue, bekerjasama dengan seluruh paguyuban yang ada di Kab. Madiun.

Baca : Waspada Bencana Alam, Kelompok KOPI Sedekah Pohon di Sungai Badeng

“Masker ini bukan tuntutan, bukan kewajiban tetapi kebutuhan. Kita butuh sehat, lingkungan kita juga harus aman dan sehat, maka kita butuh masker. Ini adalah kebutuhan,” pesan Khofifah kepada masyarakat Jawa Timur.

Bantuan masker dari Gubernur Jatim kepada relawan dari DInas Sosial Jatim.

Gubernur Khofifah bersama Forkopimda meresmikan Tim Penegak Disiplin Prokes desa. Tim ini merupakan bentukan dari berbagai tokoh dan elemen masyarakat berbagai desa.

Bertugas mengawal dan menjadi pelopor penegak disiplin prokes tingkat desa hingga RT/RW. “Tim relawan ini bisa jadi front liner untuk mengajak masyarakat disiplin protokol kesehatan,” imbuhnya kembali.

Tim ini harus menyatu dengan tiga pilar yang tercermin dalam simbol “Nadirotan” yang merupakan unsur terdepan secara sukarela di masyarakat bisa jadi tauladan pendisiplinan masyarakat memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Baca : MPM Honda Jatim Ajak 300 Konsumen Ikuti Virtual Tour De MPM

Bupati Dawami yang ikut mendampingi Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa di Kab. Madiun akan secara tertib melakukan operasi Yustisi guna meningkatkan ketertiban protokol kesehatan di masyarakat.

Turut mendampingi kunjungan kerja Gubernur Khofifah antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial serta Kepala Dinas Kominfo, Ka. BPSDM serta Karo Kessos.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER