Selasa, November 24, 2020
Beranda TOKOH INSPIRATIF 20 Orang Disabilitas Dilatih Keterampilan Dinsos

20 Orang Disabilitas Dilatih Keterampilan Dinsos

REPORTERMuajijin/Jin

KABAR RAKYAT – Sebanyak 20 orang penyandang disabilitas mengikuti pelatihan keterampilan membuat aksesoris yang diselenggaran Dinas Sosial Kabupaten Kediri, bertempat di Balai Desa Janti, Kecamatan Wates, Selasa (10/11/2020).

Melalui pelatihan ini, diharapkan mereka bisa tetap produktif di tengah pandemi Covid-19 dengan melahirkan karya yang bisa dijual untuk menambah ekonomi.

Adapun materi pelatihan membuat aksesoris dengan teknik wire. Keterampilan tangan dari kawat ini dipilih dengan tujuan agar mudah diaplikasikan di rumah, sehingga tidak perlu keluar.

Karena rata-rata peserta pelatihan dari kelompok penyandang tuna rungu, daksa, dan wicara maka Dinas Sosial mengundang tim pendamping yang memandu menggunakan bahasa isyarat. Namun tidak sedikit peserta yang menderita cacat fisik turut dalam pelatihan tersebut.

Baca : Aksi Ketua Panwascam Genteng Ditanggapi Timses 01

Salah seorang peserta yang mengalami cacat fisik akibat kecelakan Mujiati mengaku, selain menambah keterampilan diri di bidang aksesoris, ia senang karena bisa bertemu dengan teman baru. Sejak kecelakaan dialaminya kaki kirinya cacat, ia tidak mampu beraktivitas yang berat.

“Alasan saya ikut karena agar mampu membuat kerajinan sendiri,yang nantinya akan saya jual hasil karya saya demi menambah ekonomi keluarga.”ujar Mujiati.

Sementara pemateri ketrampilan seni wire Lucky Purnama mengatakan, ia sengaja memberikan materi seni wire membuat bros, kalung, dan gelang yang bahan-bahannya terbuat dari manik-manik dan kawat dan mudah cara membuat serta mencari bahan bakunya.

Baca : Tolak Omnibus Law di Banyuwangi Akan Terus Berlanjut

“Kesulitan kami saat menyampaikan materi atau berkomunikasi terhadap peserta guna wicara dan daksa. Namun alhamdulillah ada pendamping yang ikut menerjemahkan materi saya ke peserta.”terang Lucky purnama.

Sementara itu Dyah Saktiana, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Kediri mengatakan, dalam pelatihan ini para difabel juga diberi ilmu tentang teknik pemasaran secara online, agar hasil karya mereka nantinya bisa dijual untuk menambah perekonomian.

“Pelatihan untuk difabel di Kabupaten Kediri, mereka berminat mengikuti pelatihan aksesoris. Diharapkan di dalam kondisi pandemi mereka tetap bisa produktif dan menghasilkan uang,” kata Dyah Saktiana.

Pelatihan tersebut berlangsung selama tujuh hari, dengan harapan seluruh peserta dapat menguasai seluruh teknik yang diberikan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca