4 Karyawan Perhutani Jadi Pencuri

  • Whatsapp

BANYUWANGI – Di hadapan penyidik Reskrim Polsek Cluring, Nurwakid bin Subari, supir truk P 9685 ZN, muatan kayu jati curian dari TPK Ringintelu Perhutani Banyuwangi Selatan, mengaku hanya diperintah oleh mandor perhutani. Atas informasi itu, penyidik menangkap 4 orang mandor perhutani.

Kanit Reskrim Polsek Cluring, Ipda Hariyanto, mengatakan Nurwakid ditetapkan tersangka bersama empat karyawan BUMN, Perum Perhutani, yang sehari-hari bertugas ditempat penimbunan kayu (TPK) Ringintelu Kecamatan Bangorejo.

( baca: https://kabarrakyat.id/penimbunan-kayu-perhutani-dibobol-pencuri/ )

Empat Karyawan Perum Perhutani yang ditangkap yaitu Suratemin bin Sumardi (40), warga Dusun Kaliwungu RT. 03 RW III Desa Kedungwungu Kecamatan Tegaldlimo, Pipit Ageste bin Sukamto (39), Mandor, warga Dusun Blok Agung RT. 03 RW. I Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari, Sukadi bin Subakri (35), Mandor, warga Dusun Selo Agung RT. 06 RW. 01 Desa Siliragung Kecamatan Siliragung, Mardi Santoso bin Sabar (46), karyawan BUMN Perhutani Dusun Pecemengan RT. 05 RW. I Desa Buluagung Kecamatan Siliragung.

“Mereka sudah ditahan,” ungkap Ipda Hariyanto.

“Atas dasar suruhan dan perintah mandor TPK Ringintelu, Suratemin, Pipit Ageste, Sukadi dan Mardi Santoso” kata, Kapolsek.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 1 unit truk colt diesel, 12 glondong kayu jati panjang bervariasi antara 180-230 cm, midle 30-60 cm, total sebanyak 4,26 M³, yang tidak lengkapi SKSHHK No KB.B.2692070  tanggal 18 Nopember 2017 No Reg 01687-07-/PKB-J/XVI/2017.

Kelima tersangka diduga menjual kayu jati yang tidak dilengkapi surat keterangan sahnya hasil hutan kayu (SKSHHK) tersebut dijerat dengan pasal 83 ayat (1) hurup b Jo pasal 12 hurup e UU RI No.18 tahun 2013 tetang pencegahan dan pemberantasan perusakan.

Reporter: Siswanto

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *