BSI dan Poliwangi Kampanye Program Konservasi Energi Nasional

124 views
banner 468x60)

KULIAH UMUM: Febri Arwan N, Electric Maintenance PT. Bumi Suksesindo (BSI) paparkan pentingnya Program KEN(Ft. Istimewa)

KABARRAKYAT, BANYUWANGI – Perusahaan pertambangan emas PT Bumi Suksesindo (BSI) mendukung upaya konvervasi energi. Alasannya, kebijakan dan program Konservasi Energi Nasional (KEN) yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia itu perlu didukung.

Manager PT BSI, Teuku Mufizar Mahmud menyatakan dengan energi utama yang berasal dari listrik akan mendukung langkah konservasi energi yang digalakkan oleh pemerintah. Sebab, sumber istrik bisa berasal dari berbagai macam pembangkit seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan sebagainya.

Mendukung konservasi energi tersebut PT BSI mengajak  Mahasiswa Poliwangi Negeri untuk  optimalkan energi listrik Banyuwangi. Konservasi energi nasional dicanangkan oleh pemerintah pusat. Semisal pembangunan rumah kaca dan pengenalan mobil listrik itu sangat hemat energi. Kegiatan ini bekerjasama dengan civitas akademika Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) bertempat di aula Direktorat Poliwangi.

BSI_Poliwangi (1)

Direktur Universitas Poliwangi DR. Son Kuswadi dan civitas akademik Poliwangi mendengar kuliah umum (ft. Istimewa)

Kampanye hemat energi dan konservasi energi nasional ini diikuti ratusan mahasiswa Poliwangi. Melalui kegiatan ini PT BSI berharap dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk berhemat dalam pemanfaatan energi. Lebih jauh lagi, mahasiswa mendapat pengetahuan mengenai pemanfaatan konservasi energi.

Baca juga : Gandeng Puskesmas, BSI Ajarkan Pola Hidup Sehat Anak Usia Dini

Lanjut, Communications Manager PT BSI, Teuku Mufizar Mahmud menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program CSR (Corporate Social Responsibility) BSI di bidang pendidikan. “Perusahaan pertambangan emas mengajak mahasiswa untuk lebih kreatif dalam memahami dan memanfaatkan sumber energi,”katanya Teuku Mufizar Mahmud.

Gerakan hemat energi perlu terus digalakkan mengingat cadangan sumber energi terbatas. Sementara pemenuhan kebutuhan energi masih didominasi oleh sumber energi fosil.

Sumber energi tidak dapat diperbaharui. kebutuhan energi terus meningkat dari tahun ke tahun bahkan dengan pertambahan jumlah penduduk. Dari 712 SBM pada tahun 2010, kebutuhan energi akan terus meningkat hingga 1.316 SBM pada tahun 2019.

Baca juga : BSI dan Ratusan Pelajar Deklarasi Stop Bullying di STIKES

Direktur Universitas Poliwangi DR. Son Kuswadi mengatakan PT BSI sangat  peduli tentang dunia pendidikan di Banyuwangi. Bahkan pihak Manager PT BSI rela memberikan kuliah umum tentang mobil listrik. Kami mendukung penggunaan motor listrik, ramah lingkungan jadi bisa menurunkan emisi gas rumah kaca.

Reporter : Siswanto

Editor : Choiri

banner 468x60)

#Banyuwangi #BSI #CSR #inspirasidaritimur #tambangemas

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply