5.400 Vaksin Sinovac Covid-19 Tiba Di Banyuwangi

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Sebanyak 5.400  dosis vaksin sinovac covid-19 dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur telah tiba di Kabupaten Banyuwangi, Selasa (26/01/2021).

Ribuan vaksin tersebut tiba di Banyuwangi dengan pengawalan dan pengamanan ketat aparat Kepolisian dari Polda Jawa Timur serta personil Polresta Banyuwangi.

Juru Bicara Satgas Penangulangan covid-19 Kabupaten Banyuwangi, dr.Widji Lestariono mengatakan,kedatangan 5.400 dosis vaksin masih belum mencukupi untuk kebutuhan vaksinasi seluruh tenaga kesehatan di Banyuwangi.

“Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur sudah menjanjikan kekurangan vaksin akan dikirim kembali dalam beberapahari kedepan , “ ucap dr.Rio panggilan akrab juru bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi.

Vaksin sinovac covid-19 diberikan dalam 2 (dua) dosis dengan interval waktu 14 (empat belas) hari.Dan vaksin yang datang pada hari ini adalah dosis pertama,sedangkan untuk dosis kedua belum datang.

“  Dosis yang kedua jumlahnya tentu sesuai dengan jumlah SDM nakes kita yakni 6.080 orang , “ucap dr.Rio.

Selanjutnya vaksin sinovac disimpan di cool room ruang farmasi Dinas Kesehatan dan keesokan hari akan segera di distribusikan ke seluruh fasilitas kesehatan di Banyuwangi.

“ Mulai besok Rabu pagi seluruh faskes yang ada di Banyuwangi yang memberikan layanan vaksinasi akan mengambil vaksin sinovac ke Dinas Kesehatan disini, sesuai jadwal yang telah dibuat agar tidak terjadi kerumunan,” ucapnya.

Pengamanan penyimpanan maupun pengambilan vaksin akan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian sesuai dengan protap yang ada.

“ Faskes yang akan mengambil vaksin harus berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat Polsek , “ ucapnya.

Pelaksanaan vaksinasi di Banyuwangi akan dilaksanakan secara serentak pada hari Kamis 28 Januari 2020,pencanangan direncanakan bertempat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

“ Pencanangan diawali dengan pemberian vaksinasi kepada10 tokoh Banyuwangi yaitu Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi,Forkopimda ditambah ketua MUI dan FKUB serta Ketua Penggerak PKK, “ pungkas juru bicara Satgas covid-19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi.***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *