500 Guru dan Pegawai Tidak Tetap Minta Maaf ke DPRD

  • Whatsapp
Insentif Guru K2 Naik Tiga Kali Lipat
Insentif Guru K2 Naik Tiga Kali Lipat

BANYUWANGI – 500 Karyawan K2, terdiri dari Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) mewakili 25 Kecamatan se-Banyuwangi hearing soal kenaikan honor di ruang khusus DPRD Banyuwangi, Selasa (22/11).

Proses hearing dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, H. Joni Subagio, SH. MH disaksikan sejumlah angota dewan DPRD Banyuwangi, antara lain dari Fraksi PDI P, Salimi dan Eko Hartono serta dari Fraksi PKB, Ali Mahrus, Hj. Siti Mafrohatin Nikmah dan lainnya.

H. Joni Subagio, SH. MH dalam memimpin hearing menyampaikan, honor untuk GTT dan PTT yang biasanya cair dalam triwulan sekali itu tetap akan secepatnya dibahas dan diperjuangkan.

Dari honor biasanya sekitar Rp. 300 ribu, naik menjadi Rp. 750. Yang penting usai di-dok oleh Ketua DPRD Banyuwangi bersama Bupati Banyuwangi, honor untuk GTT dan PTT bisa dianggarkan dan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang.

baca juga : Upah Guru Honorer Terancam Batal Naik

Dalam kesempatan itu, pimpinan hearing memberi kesempatan kepada Koordinator Daerah GTT dan PTT Banyuwangi, Hj. Anis Audiyah, M. Pdi untuk menyampaikan aspirasinya.

Anis tetap berkomitmen soal kenaikan honor sesuai anggaran yang ada, yaitu sekitar Rp. 63 Milyar. Pihaknya juga mengutarakan permohonan maaf kepada angota DPRD Banyuwangi karena sebelumnya memang terjadi miss komunikasi yang sempat menjadi kendala bagi GTT dan PTT.

Ia memaklumi, jika ketidak-mengertiannya itu karena keseharian para guru yang sibuk dengan kegiatan belajar dan mengajar. Sehingga hal itu juga menjadi masalah tersendiri bagi para guru.

Para Guru dan Pegawai Tidak Tetap mengikuti hearing di Kantor DPRD Banyuwangi

Para Guru dan Pegawai Tidak Tetap mengikuti hearing di Kantor DPRD Banyuwangi

Seperti diberitakan, terjadi klaim oleh organisasi yang berafiliasi pendidikan. Mereka menganggap upaya kenaikan honor itu merupakan hasil perjuangan dari organisasi itu.

Diakui, Hj. Anis Audiya, M. Pdi, sebenarnya usulan kenaikan honor tersebut dari perjuangan tim Badan Anggaran Eksekutif dan tim Badan Anggaran DPRD Banyuwangi.

Hal itu ditegaskan H. Joni Subagio, SH. MH mengenai tim Badan Anggaran Eksekutif dan Legislatif. “Tidak ada usulan apapun dari pihak lain. Ini murni usulan tim Banggar Eksekutif dan Legislatif,” tegas politisi PKB ini.

Reporter : Fattahur

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=jEMGcR2G9xg[/embedyt]

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *