Penggilingan Padi Ngeluh Kualitas Gabah Petani Rusak

  • Whatsapp
M2U03230.MPG_snapshot_00.03_[2018.02.07_22.54.52]
aktifitas penggilangan padi

Aktifitas di penggilingan padi Asembagus (Ft. Yons)

KABARRAKYAT, SITUBONDO – Sejumlah penggilingan padi mengeluh pasokan padi dari petani menurun dalam sebulan ini. Kalaupun ada kualitas gabah kualitasnya tidak baik.

Read More

banner 645x400

Imbas pasokan gabah petani ke penggilingan padi menurun berdampak tersendatnya pasokan padi siap jual dari penggilingan ke agen-agen beras yang mendistribusikan ke pasaran.

Hal itu disampaikan Fadli, pemilik penggilingan padi di Kecamatab Asembagus, Situbondo, baru ini (7/2/2018).

Baca juga : Agen Beras Ngeluh Pasokan Dari Penggilingan Padi Tersendat

Selain itu, dampak mutu gabah jelek dikhawatirkan menyebabkan kelangkaan beras dipasaran.

Kapasitas produksi giling gabah, biasanya perhari kata Fadli 1 sampai 2 ton. Sebulan terakhir hanya 1 ton saja karena ada gagal panen akibat cuaca ekstrim.

“Dampak cuaca ekstrim sangat luar biasa pada pertanian. Petani mengalami tingkat kesulitan yang tinggi saat mengalami musim ekstrim,” kata Fadli.

Belum lagi dampak, penyakit pertanian hama wereng yang kini mulai menyerang tanaman padi.

Harapannya, pada pemerintah daerah juga lebih intens menurunkan petugas lapangan pertaniannya. Karena petani benar – benar membutuhkan uluran tangan.

Kondisi gabah pada penen tahun ini, banyak padi kopong, kadar air tinggi, banyak gabar dan beras basah terendan air karena banjir.

“Gabah awalnya Rp. 5.300 perkilogram kini turun Rp. 4.800 perkilogramnya. Sedangjan gabah super masuk harga 5.700 perkilogramnya,” kata Fadli.

Setelah diproduksi di penggelingan harga beras mencapai 9.500 hingga 9.300 perkilogram. Gabah super jika digiling mencapi 9.600 perkilogramnya.

Reporter : Yonss

Editor : Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *