6 PTT Pasar Gotong Royong Diberhentikan Sepihak, Ketua DPRD Kota Probolinggo Gelar Sidak

  • Whatsapp

6 orang PTT UPT Pasar Gotong Royong saat mengadu Diberhentikanke Ketua DPRD Kota Probolinggo,Rabu (18/3/2020).

 

KabarRakyat.ID – Ketua DPRD Kota Proboliggo Abdul Mujib,melakukan sidang mendadak (Sidak) setelah menerima pengaduan 6 orang pegawai tidak tetap(PTT) UPT pasar Gotog-Royong. Respon cepat Abdul Mujib mencari tahu dasar pemecatan 6 PTT di kantor UPT, menenggarai ketidak beresan Standar Operasional Pegawai(SOP). Tindakan Abdul Mujib ini mendapat apresiasi PTT pasar Gotong Royong, Kota Probolinggo,Rabu (18/3/2020).

Kasus pemecatan 6 orang PTT secara sepihak oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo,Rabu (18/3/2020) langsung diadukan kepada Ketua DPRD Abdul Mujib di Kantornya. Ke enam PTT itu diantaranya Faris Amir Wahid, Mistahul ulum, Guntur Cahyono,Yuliana, Devi marten dan Susilo tidak ikut lantara sudah lama sakit.
Dihadapan Ketua DPRD Kota Probolinggo mereka secara bergantian mengungkapkan, ketidakmengertian keselahan mereka dimana hingga muncul pemecatan.

” Tanpa peringatan atau teguran 1 atau 2 mendadak kami dipecat. Dasar pemecatan karena kami sering bolos kerja dengan tidak mengisi daftar absesi. Faktanya kita semua mengisi absen danbekerja sesuai tugas membuang sampah dua kali dalam sehari pagi dan siang. Jika kami tidak kerja sehari saja tumpukan sampak pasti dimana-mana di lokasi pasar tempat kami berkerja”, beber Guntur Cahyono.

Yuliana yang bertugas di Pasar Mangunharjo dibuat heran alasan dirinya tidak pernah masuk kerja berdasarkan laporan absen. ” Terus siapa yang membersihkan sampah pasar dan ruang kantor ? Justru Staf UPT Gotong Royong Lusi ASN yang berwenang mengawasi kami jarang berada di kantor,tidak perah absen tertulis maupun datang kerja melaporkan kami bolos kerja. Kami sudah 8 -9 tahun berkerja di bagian kebersihan pasar diperlakukan tidak adil. Mohon pak ketua DPRD hak-hak kami dipulihkan,” pinta Yuliana.

Para GTT yang terkena pemecatan ini mendapat honor Rp.1.240.000 namun sudah dua bulan terakhir meski mereka bekerja penuh belum juga dicairkan oleh DKUPP. Lusi ASN yang saat itu berwenang mengawasi pegawai dinilai memberikan laporkan palsu kepada pimpinan sehingga proses pemecatan itu diterbitkan.

” Kami sudah dimintai keterangan oleh Inspektorat baik bukti absen maupun para saksi menyatakan soal absensi yang katanya tdak pernah bekerja. Begitu kami klarifikasi ke Lusi laporan berdasarkan data  katanya-katanya,”ungkap Guntur meminta Lusi ASN DKUPP dijadikan terperiksa dalam kasus ini.

Setelah menggelar dialog Ketua DPRD Kota Abdul Mujib langsug mengajak keenam PTT bersama wartawan mendatangi kantor UPT pasar Gotong Royong. Mujib langsung meminta staf mengeluarkan absen tahun 2019. Dimana ia menemukan tanda hadir semua PTT dan kekosongan absen. Abdul Mujib juga melakukan klarifikasi dengan koordinator UPT yang mengatakan keenam PTT bekerja setiap hari sesuai yang dia amati. Bahkan, antara Ketua DPRD dan koordinator pasar Gotong-Royong sempat berdebat dengan nada tinggi.

Usai menemui bagian adminitrasi dan koordinator pasar Abdul Mujib kepada wartawan menjelaskan, pihaknya belum mengambil keputusan hearing atau tidak. Ia melihat manajemen SOP UPT dibawah DKUPP sangat buruk.

“Anda bisa melihat dan mendengar langsung hasil klarifikasi terkait pemecatan 6 PPT bagian kebersihan pasar Gotong-Royong, Mangunharjo dan Bremi semua terpusat disini. Yang menjadi dasar mereka diberhentikan dari absen, kita buktikan nanti. Ada SOP yang belum profesioal diterapkan. Sistem kehadiran melalui elektronik nanti kita cek juga di BKD termasuk meminta keterangan DKUPP terkait pengaduan 6 orang PTT yang hingga saat ini dua bulan belum menerima honor, namun mereka masih bekerja hingga Rabu (18/3/2020). Ada rotasi pegawai yang tidak terbukukan sesuai tupoksinya, misalnya petugas kebersihan geser ke bagian admin. ketidak rapian proses adminitrasi ini menjadi biang masalah”, tandas Abdul Mujib.

 

Reporter : Richard

Editor       : Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *