Ada Pelanggaran Etik Birokrasi, Camat Pesanggaran Usir Tamu Tak Diundang

Rapat di Pesanggaran (1)

Rapat musyawarah penyampaian aspirasi di Aula Kecamatan Pesanggaran, Ft. Jaenudin/KabarRakyatID

Oknum BPD Sumberagung bikin propaganda ajakan bernada provokatif  #wayaesjahtera #loHSTgakrewel

KabarRakyat.ID – Diduga langgar etika birokrasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Camat Pesanggaran, Sugiyo Darmawan bertindak tegas menyoal kehadiran sejumlah desa maupun calon kepala desa terpilih yang hadir di Aula Kecamatan.

Belasan kepala desa dan calon kepala desa terpilih, ikut-ikutan hadir rapat dengan 5 kepala desa dan 5 BPD di wilayah Kecamatan Pesanggaran.

“Siapa yang mengundang. Karena berdasar surat permintaan 5 kepala desa pesanggaran, hanya akan dilaksanakan 5 kepala desa dan 5 BPD yang ada diwilayah Pesanggaran saja,” kata Camat Pesanggaran, Sugiyo Darmawan, kemarin, 6/11.

Sementara yang hadir ada kepala desa dan calon kepala desa terpilih dari sejumlah kecamatan, ada dari Siliragung, Gambiran dan Tegalsari.

Data diterima, tanggal 6 November, Camat mengagendakan rapat bersama di Aula Kecamatan. Menghadirkan Forpimka (Polse dan Koramil Pesanggaran), tokoh masyarakat dan 5 kepala desa lengkap dengan BPD dan PT. Bumi Suksesindo (BSI).

Namun, disinyalir ada pihak-pihak yang memprovokatif oknum BPD Sumberagung yang mengundang via whatsap dan medsos untuk hadir di rapat tersebut. Tagline yang diusung #wayaesjahtera #loHSTgakrewel diatas bertulis “…Lur…Sluruh masyrakat yg ingin dengan lgsg jawaban janji manis Bsk jam 9 pagi dikantor kecmatan psg”

Ada 100 an orang datang ke kantor kecamatan Pesanggaan, berlangsung gaduh. Agenda utama pembahasan aspirasi masyarakat tentang pembangunan Rumah Sakit (RS) yang diusulan kepada PT Bumi Suksesindo (PT BSI) gagal total.

Kelompok 5 kepala desa menamakan diri MAD Lima Desa Lingkar Tambang Emas Tumpang Pitu tersebut bermula dari kemunculan peserta dari luar kecamatan. Padahal, sesuai surat pengajuan, peserta MAD adalah Pemerintah Desa Sumberagung, Kandangan, Sarongan, Sumbermulyo dan Pesanggaran.

Sejak awal acara, Camat Pesanggaran, Sugiyo Darmawan, selaku pemangku wilayah mengimbau agar musyawarah hanya diikuti oleh desa ring satu tambang emas. Tujuanya agar aspirasi tidak melebar, sehingga harapan masyarakat bisa lekas terfasilitasi.

Namun apa yang terjadi, Camat Sugiyo, justru mendapat hujan protes. Dan itu dilakukan oleh peserta musyawarah asal luar Kecamatan Pesanggaran.

“Kami ini datang atas undangan Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Sumberagung,” kata Waris, Kepala Desa (Kades) Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, dengan nada tinggi, Rabu (6/11/2019).

Kejadian serupa kembali terulang ketika giliran sambutan Kapolsek Pesanggaran, AKP Ryan Wira Raja Pratama S.I.K. Dia yang menjelaskan tentang Kamtibmas dan sosialisasi penegakan supremasi hukum, berulang kali dipotong oleh Ketua BPD Sumberagung, Fendi Aditya.

Bahkan terkesan sengaja tak diorangkan, dihadapan seratusan audiens, ceramah Kapolsek berulang kali disela. Hingga akhirnya, demi menjaga marwah instansi Kepolisian, dia menyerahkan mikropon kepada Fendi dan berlalu meninggalkan forum.

Rapat di Pesanggaran (2)

Rapat musyawarah penyampaian aspirasi di Aula Kecamatan Pesanggaran, Ft. Jaenudin/KabarRakyatID

Dalam suasana kegaduhan yang muncul, Ketua BPD Sumberagung, lantang mengakui bahwa dia yang bertanggung jawab atas seluruh undangan MAD di aula Kecamatan Pesanggaran, tersebut.

“Saya yang bertanggung jawab!,” tegas Fendi Aditya.

Pertimbangan menjaga kondisifitas dan stabilitas keamanan wilayah, akhirnya Camat Sugiyo, menampung aspirasi masyarakat. Tapi tidak termasuk aspirasi peserta MAD dari luar Kecamatan Pesanggaran.

Sekedar diketahui, MAD di aula Kecamatan Pesanggaran, ini diinisiasi Lima Desa Lingkar Tambang Emas Tumpang Pitu. Meliputi Desa Sumberagung, Kandangan, Sarongan, Sumbermulyo dan Pesanggaran.

Namun faktanya, peserta juga berasal dari sejumlah desa diluar Kecamatan Pesanggaran.

Diantaranya, Kades dari Kecamatan Gambiran. Seperti Kades Jajag, Kades Purwodadi dan Kades terpilih Yosomulyo, Joko.

Kades dari Kecamatan Bangorejo, diantaranya Kades Sambirejo, Kades terpilih Bangorejo, Suyadi, Kades terpilih Kebondalem, Iksan dan Kades terpilih Ringintelu, Budi.

Kades wilayah Kecamatan Siliragung, seperti Kades Barurejo dan Kades terpilih Seneporejo. Serta Kades dari Kecamatan Tegalsari, diantaranya Kades Karangmulyo dan Kades Tegalsari.

Reporter: Jaenudin

Editor: Choiri

banner 970x90









Loading...

#Banyuwangi #camat pesanggaran #pesanggaran

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 800x600)

    Tinggalkan pesan