Adat Oseng, Tari Seblang Olehsari Digelar Tertutup Terbatas Sesuai Protokol Covid-19

  • Whatsapp
Ft. mancode.id

KABAR RAKYAT – Di tengah suasana pandemi virus covid-19, tradisi adat seblang Desa Olehsari Kecamatan Glagah Banyuwangi tahun ini akan tetap dilaksanakan agar tradis tetap lestari. Namun pelaksanaan kegiatan adat tersebut akan dilakukan secara terbatas dan tertutup.

Kepala Desa Olehsari, Joko Mukhlis mengatakan, setelah melalui proses komunikasi bersama leluhur, tokoh masyarakat dan pihak terkait, ritual adat tahunan Seblang yang rencana digelar hari Jum’at – Minggu pertama bulan Syawal akan tetap digelar dengan mengunakan protokol penanggulangan Covid-19.

Read More

“ Adat seblang ini tradisi turun menurun, kami sebagai pewaris diwajibkan untuk melaksanakan, tetapi untuk tahun ini kita mengikuti arahan pemerintah terkait dengan pencegahan penyebaran covid-19 sehingga hanya digelar upacara intinya saja,“ ucap Joko Mukhlis saat dikonfirmasi Kabar Rakyat, Rabu (27/05/2020).

Ketua Panitia Adat Seblang, H.Eko Sukartono menjelaskan, kegiatan adat seblang hanya akan dilaksanakan secara internal oleh masyarakat Desa Olehsari. Dan selama kegiatan ritual adat seblang Olehsari berlangsung warga dilarang mengikuti.

“ Selama berlangsung ritual adat seblang, orang luar wilayah maupun desa dilarang berkunjung ke Desa Olehsari, ini juga berlaku untuk teman-teman media sehungga tidak ada peliputan , “ jelas Eko Sukartono.

Kepala Desa Olehsari, Joko Mukhlis

Upacara ritual intinya adalah memanjatkan doa bersama di makam Buyut Ketut yang diikuti tak lebih dari 20 orang, yang terdiri dari pewaris leluhur, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat adat dengan tetap mengunakan protokol kesehatan, yakni mengunakan masker, cuci tangan mengunakan sabun dan menjaga jarak.

“ Kegiatan ritualnya hanya memanjatkan doa di makam Buyut Ketut dan di area pentas seblang, prosesi ider bumi dan tarian seblang ditiadakan , “ ucap Eko Sukartono.

Baca: Usai Diresmikan, Warga Kampung Tangguh Banjarwaru Simulasi Penanganan Covid-19

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, M.Y Bramuda menyampaikan pelaksanaan ritual adat budaya masyarakat bisa tetap dilaksanakan dengan syarat mengikuti aturan pemerintah tentang pencegahan penyebaran covid-19.

“ Ritual adat bisa jalan namun tidak boleh mengundangan massa, kegitan harus mengikuti protokol kesehatan , “ tegasnya.

Panitia Seblang Olehsari

Khusus untuk pelaksanaan adat seblang, Pemerintahan Desa Olehsari telah menerbitkan urat himbauan kepada masyarakat agar tidak datang ke Desa Olehsari ketika ritual adat seblang digelar.

“ Jadi Pemerintah Desa Olehsari telah melarang orang luar untuk berkunjung ke desanya, bahkan juga melarang pengambilan foto kegiatan , “ pungkasnya.***

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *