Akibat Ancaman Virus Corona, Puluhan Jamaah Umroh Asal Kabupaten Blitar Tertunda Masuk ke Tanah Suci Mekkah

  • Whatsapp
Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Blitar, Syaikul Munib
Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Blitar, Syaikul Munib

KabarRakyat.ID – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, Jawa Timur menyatakan dampak penyebaran virus corona di Arab Saudi telah mengakibatkan puluhan jamaah setempat tertahan atau tidak bisa masuk ke Tanah Suci.

Pemberlakuan aturan tersebut telah dikeluarkan secara resmi oleh Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Kamis (27/02), dalam upaya menghentikan, penyebaran, pengendalian dan pemusnahan Covid-19, termasuk memberlakukan pemberhentian pengajuan visa umrah dan visa lainnya.

Read More

Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Blitar, Syaikul Munib mengatakan dari hasil monitoring dengan sejumlah pengelola biro perjalanan haji dan umroh, sebagian jamaah asal wilayahnya bisa masuk ke Jeddah dan lainnya tidak diperbolehkan oleh petugas.

“Jumlah jamaah asal Kabupaten Blitar yang melaksanakan umroh di Mekkah kurang dari 100 orang, saat ini ada yang bisa masuk ke Jeddah dan sebagian rombongan tidak bisa masuk lantaran terkena pemberlakuan aturan dari Pemerintah setempat”. Ungkap Syaikul kepada wartawan

Lebih lanjut dikatakan Syaikul Munib walaupun terjadi penangguhan jamaah umroh maupun tujuan lainnya ke Arab Saudi, jajarannya tetap mengeluarkan surat rekomendasi penerbitan paspor bagi calon jamaah.

“Hari ini saja Kamis (27/02) saya baru saja membuat surat rekomendasi paspor, artinya gejolak di Arab Saudi tidak mempengaruhi proses pembuatan paspor karena penghentian ini hanya bersifat sementara”. Tegas Sayikul

Ia menambahkan sesuai perkembangan informasi terbaru dari petugas Arab Saudi, puluhan jamaah asal Kabupaten Blitar yang tidak bisa masuk dalam waktu dekat akan dipulangkan ke Tanah Air.

Reporter: Arif/Rik

Editor: Choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *