Akses Pendakian Gunung Semeru dari Lumajang Masih Ditutup

  • Whatsapp
Portal masuk jalur pendakian gunung Semeru, ditutup.

KABAR RAKYAT – Pihak terkait, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru disingkat TNBTS, memilih kebijakan untuk memperpanjang masa penutupan pendakian ke Gunung Semeru sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Alasan logis, kebijakan diambil demi untuk memutus penyebaran corona virus disease 2019 atau Covid-19.

Read More

Baca: PLN Peduli dan Pokdarwis Banyuwangi Melatih SDM Pariwisata New Normal

Penututpan itu seiringi penjagaan ketat, jalur pendakian gunung Semeru guna membatasi pengunjung yang ingin menyaksikan pemandangan alam di destinasi alam Ranupani dan Ranu Regulo.

Pantauan dilapangan, sudah ada himbauan penutupan di portal pintu masuk kawasan pintu masuk di Taman Nasioanal Bromo Tengger Semeru. Terlihat pengunjung yang melintas dijalur menuju Desa Ranupani dihentikan petugas dilakukan pendataan darimana dan akan kemana.

Menurut petugas portal pintu masuk, hampir rata-rata pengendara yang melintas di jalur Ranupani adalah traveler wisata alam yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan melihat pemandangan alam di lereng kaki Gunung Semeru dari Ranupani

Baca: Peningkatan Produksi Pertanian Harus Seimbang Kesejahteraan Petani

“Hampir semua jawabannya mirip-mirip sama, mengunjungi keluarganya yang berdomisili di Desa Ranupani. Ya kalau tidak pulang ke Malang ya berkunjung kerumah saudaranya,” kata Aris petugas portal TNBTS, Senin (29/06).

Terkait traveler wisata ke Ranupani, sebelum ada pandemi Covid-19 harus membeli tiket di portal masuk di kantor Resor TNBTS. Kini sudah tidak lagi.

Terkait sampai kapan di perpanjang penutupan akses ke Gununung Semeru. Pihak TNBTS tidak akan mengambil resiko karena pandemi Covid-19 masih berlangsung.



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *