Aksi Intimidasi Segerombolan Oknum Wartawan di Banyuwangi Bikin ‘Gemee..s’ Rekanan Proyek Pemerintah

images

ilustrasi

KabarRakyat.ID – Aksi segerombolan mengaku wartawan, melakukan intimidasi rekanan proyek pemerintah. Bentuknya, memberitakan tidak berimbang dan tidak sesuai fakta terhadap rekanan proyek pemerintah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur masih terjadi.

Bahkan berita yang dimuat NN (NusantaraNew) terkesan ada tendensi. Semisal judul, “AM Jadi Korban CV. Ayu Susila Karya Dan Pengawas PT. Pradnya Konsultan”

Poin berita dituliskan, dugaan korban mengalami patah kakinya, ternyata tidak sesuai fakta. Ternyata korban tidak mengalami patah tulang. Berikut kutipan beritanya, “…. diduga menurut informasi ada salah satu pegawai pekerja bangunan yang jatuh dari ketinggian dan korban mengalami patah kakinya”.

Tidak itu saja, aksi intimidasi mulai oknum wartawan mengirim WA ke perwira kepolisian ditingkat Polsek seolah ‘melapor’ dan meminta polisi olah TKP kecelakaan kerja juga sempat dilakukan gerombolan ini. Bahkan beberapa gerombolannya, mengirim WA mendramatisir masalah agar menjadi besar pun dilakukan. Ada beberapa WA yang di inventarisir dan akan diminta klarifikasi dengan jalur yang benar. Bahkan ada yang sempat telphone agar pihak rekanan pemerintah, merawat 35 wartawan dan belum lagi permintaan merawat LSM.

Direktur CV. Ayu Susila Karya, Salim Novel membenarkan, dirinya sudah menginventarisir beberapa pesan di android yang dikirim langsung, atau melalui pihak rekanan lain yang masih keluarga. Termasuk bukti muat media online. Kami sudah inventarisir, kita konsultasikan dengan Dewan Pers RI, sebelum ke ranah yang lain.

“Saya tahu, mereka itu semua. Siapa oknum wartawannya dan siapa oknum LSM. Kalau niatnya tidak baik, saya bersyukur Alhamdulillah. Niatnya berkawan, ya Alhamdulillah. Nggak usah dengan cara-cara yang menurut saya adalah intimidasi,” tegas Salim Novel.

Ditegaskan Salim, bahwa semua pekerjaan pemerintah memiliki dasar hukum, lewat Undang Undang Jasa Kontruksi. Dan pihaknya siap, melaksanakan pekerjaan dengan cara profesional, sesuai kontrak kerja. Dan harus diingat, CV. Ayu Susila Karya mendapat pekerjaan lelang, bukan dengan cara-cara yang tidak prosedural yang ditetapkan pengambil kebijakan pemerintah.

“Saya pastikan, akan saya lawan, jika mereka keterlaluan. Semalam memang kami sudah melakukan konsultasi hukum, terkait gerakan gerombolan ini. Karena bagi sangat meresahkan,” tegas Salim.

Reporter: Choiri

Editor: Richard

banner 970x90









Loading...

#banyuwangi kab #dunia kontruksi #wartawan

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply