Minggu, November 29, 2020
Beranda JATIM BANYUWANGI Aksi Ketua Panwascam Genteng Ditanggapi Timses 01

Aksi Ketua Panwascam Genteng Ditanggapi Timses 01

REPORTERJaenudin

KABAR RAKYAT – Aksi, Catur Maryati Ketua Panwascam perempuan yang viral di media sosial karena menghentikan relawan paslon 01 Cabup dan Cawabup Yusuf – Riza di RTH Maron langsung ditanggapi Tim suksesnya.

Salah satu tim Kampanye paslon nomor urut satu, Micahel Edy Hariyanto dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan, kegiatan tersebut bukanlah kegiatan kampanye, melainkan kegiatan pentas seni yang diselenggarakan oleh relawan seniman Kecamatan Genteng.

“Kami ini diundang. Saya dan pak Yusuf diundang oleh seniman yang mengadakan acara di Genteng. Saya sudah tanyakan bagaimana izinnya, sudah ok. Izin keramaian bukan izin kampanye,” ungkap Michael, Selasa (10/11/2020).

Kegiatan acara pun berjalan lancar. Yusuf Widyatmoko sempat memberikan sambutan dalam acara itu. Namun kemudian, beberapa panwascam datang dan tiba-tiba mengambil mic dan mempersilahkan Cabup Yusuf dan dirinya meninggalkan lokasi.

Michael menganggap Cabup Yusuf dan dirinya diusir dari lokasi acara. Pengusiran tersebut diklaimnya tanpa ada peringatan terlebih dahulu.

“Sebelum masuk ke lokasi saya ketemu panwascam, saya tidak tahu namanya yang laki-laki. Tidak ingatkan apa-apa. Padahal kita ngobrol lama,” katanya.

“Setengah jam saya di café sebelah lokasi. Pak yusuf datang, saya ikut ke sana (lokasi). Baru duduk, ada panwascam yang perempuan itu datang.

Dalam pengusiran itu, kata Michael, Panwascam perempuan itu kemudian mengatakan dalam kampanye tak diperbolehkan adanya kesenian (pentas musik).

Anehnya, kata Michael, setelah ‘mengusir’ dirinya dan Yusuf, anggota panwascam tersebut justru memperbolehkan kegiatan pentas seni ini untuk dilanjutkan.

“Sempat mengatakan tidak boleh kesenian dalam kampanye. Untuk itu saya minta pak Yusuf harus keluar dari sini. Jadi yang dilarang itu orangnya bukan acaranya. Seharusnya kan di lihat, kalau acaranya tidak boleh ya dibubarkan semua,” protes Michael.

Michael menganggap wajar jika kemudian pendukung Yusuf-Riza marah atas kelakukan anggota panwascam tersebut.

“Ini pasti ada skenario, ada setingan. Kenapa pas ketemu saya tidak ada teguran, tapi begitu di panggung galak. Wajar tim saya marah-marah. Saya mendukung, karena apa? Karena panwascam tidak memiliki etika,” tambahnya.

Michael menyayangkan adanya tindakan panwascam yang melakukan pengusiran Cabup dan dirinya di acara itu. Seharusnya berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan penertiban jika acara tersebut dinilai salah.

“Yang bubarkan jangan panwascam. Panwas itu hanya menilai mengawasi dan melaporkan” ungkap Mochael.

“Seharusnya berkoordinasi dengan kepolisian, inikan tidak. Tahu-tahu mengambil mic, saya dan pak yusuf diusir. Kalau memang salah, ya sudah lakukan sesuai dengan tupoksinya sebagai panwas. Kenapa langsung mengambil mik tidak ada etika,” pungkas pria yang juga Ketua DPC Demokrat Banyuwangi ini.***

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca