Alamak! Tak Siap Di Penjara, Jambret Milinia Mau Bunuh Diri

Foto : Fathur Anwar(25), pelaku jambret milinia dengan kondisi tangan kiri patah (tengah), akibat upaya bunuh diri, Selasa (27/11/2018).

KABARRAKYAT.ID – Kalau jadi penjahat mestinya siap menerima hukuman berat. Namun sepertinya mental ini tidak dipunyai Fathur Anwar(25) warga Bulu, Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur, yang saat beraksi cukup sangar. Ia memilih bunuh diri saat di dalam tahanan Polres Probolinggo.

Pelaku kejahatan di era milinia tidak semuanya memiliki karakter kuat dan tahan uji ketika di dalam tahanan. Fathur Anwar pemuda pelaku aksi penjabretan, berhasil dilumpuhkan setelah dikejar-kejar wanita yang menjadi korbannya, misalnya. Memilih cara bunuh diri di ruang tahanan lantaran takut dan putus asa.

Pelaku Aksi penjambretan terjadi di jalan raya Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (14/11/2018) lalu, sempat melakukan upaya bunuh diri. Namun, usaha bunuh diri berhasil digagalkan oleh sesama tahanan dan petugas jaga ruang tahanan Mapolres Probolinggo. Usut punya usut tersangka jambret ini mengaku putus asa dan tidak sanggup hidup dibalik jeruji besi. Kondisi mental Fathur kontras dengan aksi garangnya saat menjambret yang beringas gagah berani.

Peristiwa rencana bunuh diri itu dibenarkan Kapolres Probolinggo AKBP. Eddwi Kurniyanto.
“Tersangka Fathur Anwar ini sempat membuat petugas jaga kerepotan. Pasalnya, ada upaya bunuh diri yang dilakukan tersangka jambret karena depresi. Untungnya, aksinya itu bisa diselamatkan oleh anggota kami, , “ungkap AKBP. Eddwi, Selasa(27/11/2018).

Fathur sendiri mangalami luka pada tangan kirinya setelah menjalankan aksi bunuh diri. ” Saya enggak kuat di dalam tahanan, ingat orang tua di rumah, enggak bisa apa apa, malu pokoknya kapok,” ujar Fathur Anwar menyesali perbuatanya.

Aksi penjabretan ia lakukan karena tidak memiliko uang. Melihat wanita membawa tas timbul niat jahat. Kebetulan korban adalah Desita Lusiana (22) istri perangkat Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan. Korban tidak diam ketika menjadi korban kejahatan. wanita tangguh ini berhasil membuat pelaku jambret tertangkap.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, berawal ketika Desita bersama Siti Barokah istri kepala Desa Aembagus, berbocengan naik motor. Dalam perjalan menuju kantor Desa motor mereka dipepet pemuda tidak dikenal. Hanya dalam hitungan beberapa detik, mendadak seorang ini melakukan aksi menarik dompet korban. Kontan aksi ini membuat Desita terkejut. Dompet pun berhasil dibawa pelaku.

Melihat dompet dijambret korban spontan mengejar pelaku yang mengendarai metic nopol opol N 6508 PN. Pengejaran sejauh 5 Km dari lokasi kejadian. Hebatnya, aksi pengejaran dilakukan Desita tanpa rasa takut.

“Saat dijambret saya spontan sadar. Lalu saya kejar tanpa mikir resikonya. Pelaku naik motornya kencang sementara saya membuntuti di belakang seraya berteriak copet, copet. Saat itu, ada orang membantu mengejar setelah tahu ciri pelakunya, “terang Desita.

Reporter : Richard

Editor : Choiri

banner 970x90









Loading...

#bunuh diri #penjambret pilih bunuh diri #Probolinggo #Kapolres Probolinggo

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply