Jumat, November 27, 2020
Beranda PERISTIWA HUKUM Aliansi Darurat Agraria Demo PN Sampang "Beri Keadilan Supatmi"

Aliansi Darurat Agraria Demo PN Sampang “Beri Keadilan Supatmi”

REPORTERJamaluddin

KABAR RAKYAT – Aksi demo dari Aliansi Darurat Agraria (AD) mendatangi gedung Pengadilan Negeri (PN) Sampang Kelas II, Jalan Jagung Suprapto Nomor 74, Selasa (10/11) siang.

Pantauan dilapangan, awal massa bergerak dari Taman Bunga, Jalan Jamaluddin menuju PN Sampang, dengan membawa atribut bertuliskan Hak Bu Supatmi.

Nurul Huda, Korlap Aksi dalam orasi menyampaikan bahwa aksi ini adalah sebagai dukungan dan pengawalan terhadap sengketa tanah yang melibatkan Supatmi yang diduga telah dikuasai sepihak oleh oknum nisial F.

Baca : Pelanggan Tak Bermasker Tak Dilayani oleh SPBU Tamansari

“Kasus Supatmi ini sedang berjalan di PN Sampang. Agenda hari ini mendengarkan keterangan saksi. Jadi aksi kali ini sebuah bentuk kekecewaan terhadap oknum F ini yang sekarang statusnya menjadi tergugat.

“Karena mendirikan sepetak bangunan di atas tanah Supatmi selaku penggugat yang secara materil dan im materil penggugat dirugikan,” katanya.

Ketua Pengadilan Negeri Sampang
Ketua Pengadilan Negeri Sampang Irianto Prijatna Utama SH. M,Hum bertemu dengan massa

Massa aksi yang disampaikan pegiat bernama Sulaiman, menyampaikan tuntutannya dan meminta agar hakim Pengadilan Negeri Sampang :

Pertama, harus menetapkan keputusan seadil-adilnya tanpa ada tedensi ke pihak yang mempunyai Power of agility.
Ke Dua, memastikan tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam memutuskan perkara.
Ke Tiga, Memberikan dukungan Moral tethadap Pengadilan untuk bersikap adil dalam mempberikan keputusan dalam perkara Supatmi yang sedang berlangsung.
Ke Empat, PN Sampang yang menggelar sidang perkara Supatmi sebagai penggugat harus dimenangkan berdasarkan fakta-fakta yang sudah ditemui tim kuasa hukumnya.
Ke Lima, Apabila gugatan kami tidak diindahkan dan perkara Supatmi kalah di Pengadilan maka Aliansi Darurat Agraria akan kembali turun ke jalan lebih massif lagi.

“Kami sangat peduli kepada Masyarakat kecil yang keadilannya termarginalkan, terlebih perkara agraria di Kabupaten Sampang sudah bukan rahasia umum lagi dalam penguasaan tanah yang hanya dikuasai oleh orang yang bermodal,” ungkap Nurul Huda.

Baca : Pemkot Kediri Upacara Hari Pahlawan dengan Prokes Ketat

“Kami minta agar Pengadilan Negeri Sampang harus membuat putusan yang adil dan mengembalikan hak Bu Supatmi,”tegasnya

Kesempatan itu, Ketua Pengadilan Negeri Sampang Irianto Prijatna Utama SH. M,Hum bertemu dengan massa dan menegaskan pihaknya mendengarkan dengan baik terkait tuntutan massa aksi.

“Apa yang bapak sampaikan kami terima dan akan kami sampaikan kepada meajelis hakim untuk memberikan putusan yang terbaik bagi negara dan bangsa ini,” ucapnya.

Lanjut Irianto dalam proses berperkara di Pengadilan butuh tahapan-tahapan, karena ini merupakan prosedur hukum yang harus di lakukan oleh majelis Hakim dalam sebuah pesidangan.

“Di sini kita harus objektif menilai semua apa yang di ajukan dalam persidangan, saya minta beri kepercayaan kepada kami, inysaallah kami akan memberikan putusan yang terbaik dan seadil-adilnya,”tuturnya.

Irianto menegaskan bahwa Pengadilan Sampang tidak bisa di intervensi oleh pihak manapun, pengadilan sifatnya idependen.

Baca : Peringati Hari Pahlawan ke-75, Pemkot Blitar Gelar Upacara Bendera dengan Prokes Secara Ketat

“Jadi kami tidak pernah ada intervensi, kami tidak main-main, kalo nanti ada yang melihat hakim dan anggota nakal berani bermain anggaran maka silahkan lapor ke pihak berwajib.

Sekedar diketahui sengketa tanah tersebut bertempat di Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca