Alumni Bata-Bata Demo Damai di PN Sampang

71 views
banner 468x60)
Massa IKABA copy

Foto: Ribuan massa dari IKABA datangi Pengadilan Negeri Sampang, Madura (Jamalludin)

KABARRAKYAT.ID – Ribuan masa, menamakan diri dari IKABA (Ikatan Alumni Bata – Bata) menggelar aksi damai didepan kantor Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (12/3/2019) jam 10.30 Wib.

Pantauan dilapangan, massa aksi berkumpul di Alun-alun Wijaya. Mereka berjalan kaki menuju kantor PN Sampang, sambil membawa poster bertulis, “Kami butuh keadilan “. Untuk meluapkan aspirasinya, massa aksi juga mendesak PN Sampang menjatuhkan vonis hukum  mati, sambil membawa ilustrasi keranda mayat bertuliskan, “Keranda Mayat Buat Idris”

Menurut beberapa massa, bahwa aksi itu merupakan bantuk pengawalan  terhadap  terbunuhnya  Subeidi (40) anggota PPS (Panitia  Pemungutan Suara) warga  Dusun Tamberu Barat, Kecamatan  Sokobena, Kabupaten Sampang.

Baca juga:

Sedangkan terdakwa Idris (30) adalah warga Dusun Bates, Desa  Tamberu Laok kacamatan Sokobenah, Sampang, Madura. Peristiwa dugaan pembunuhan Subaidi ini terjadi pada tanggal, (21/11/2018) sekitar jam  11:30  wib, tepatnya dilokasi kejadian kawasan Dusun Pakis, Desa Sokobenah  Laok.

Massa IKAB ini,  menuntut agar hukum ditegakkan dengan  seadil-adilnya. “Karena kasus ini awalnya  meneror dan terjadilah dugaan pembunuhan kepada  Subeidi. Maka kami minta tegakkan  hukum seadil adilnya sebagaimana  mengadili  teroris” kata KH Jurjis sesepuh  IKABA dalam orasinya.

“Apabila  tidak di  adili  sebagimana  teroris, maka  dengan begitu ada antek-antek  yang bekrja  sama  dengan  teroris jadi jangan salahkan masyarakat  nanti yang mengadili,” ujarnya.

Usai menyampaikan aspirasinay, massa dari IKABA ini membubarkan diri dengan tertib. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Humas PN Sampang terkait tuntutan tersebut.

Reporter: Jamalludin

Editor: Choiri

banner 468x60)

#bata-bata #pengadilan negeri sampang #Sampang Madura

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply