Anak Muda Tasikmalaya Temu Ide Pembangunan Tradisi Intelektual

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Puluhan santri dan mahasiwa se Tasikmalaya gelar acara diskusi bertema ‘Temu Ide Kaum Muda dalam Pembangunan Tradisi Intelektualisme’, Sabtu (27/02). Bertempat di Sanggar Pembebasan, Tanjungsirna, Desa Banjarsari.

Mengingat masa pandemi, banyak berdampak buruk bagi jiwa, serta merusak nalar para pelajar dan mahasiswa, sehingga banyak ruang keilmuwan dilupakan begitu saja.

Padahal, generasi milenial adalah harapan masa depan bangsa dimana kunci peradaban ditambatkan harapannya di pundak mereka.

Hal itu diungkapkan oleh Faisal Nursyamsi, salahsatu aktivis santri dari Ponpes Persatuan Islam 182 Rajapolah.

“Sebagaimana pesan Al-qur’an di wahyu pertama, maka intelektualisme harus dimulai dengan kesadaran membaca.” Ujarnya.

Faisal yang juga banyak terlibat di gerakan seni karindingan Tasik Utara itu menilai bahwa situasi Covid-19 adalah rintangan di satu sisi tetapi juga merupakan tantangan di sisi yang lain.

“Maka kita harus mengambil peran terbaik dengan menjadikannya tantangan agar masa depan yang berada di pundak generasi muda dapat mencapai Indonesia emas di tahun 2045.” Jelasnya lagi.

Selain agenda maping peta intelektualisme, acara yang dilangsungkan di Sanggar Pembebasan ini juga dihangatkan dengan pembedahan buku dan mendiskusikan pembangunan tradisi intelektualisme secara berkala.

Demikian juga disampaikan oleh Fahmi Wahyudin dari kalangan Mahasiswa. Menurutnya, kita perlu menyadari pentingnya intelektualisme sebagai dasar kemajuan Bangsa.

“Namun yang jauh lebih penting, kita harus berani memulai sekarang, memulainya secara konsisten, dan siap melakukannya bersama-sama agar iklim intelektualisme yang dulu sebagai tonggak kemajuan bangsa dapat terawat secara simultan dan kontinyu.” Ungkap Fahmi.

Berlangsung selama 6 jam, mereka menyudahi pertemuan dengan menyepakati agenda rutin diskusi intelektual dalam rentang pasti di setiap satu bulan satu kali.***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *