Sunday, October 25, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Angka Santri Sembuh Bertambah Namun Jumlah Positif COVID-19 Hari Ini 15 Orang

Angka Santri Sembuh Bertambah Namun Jumlah Positif COVID-19 Hari Ini 15 Orang

- Advertisement -
“Banyak masyarakat yang belum konsisten upaya pengendalian penularan pandemi virus Corona. Pengendalian ini bukan hanya jadi tugas pemerintah, tapi juga masyarakat”

KABAR RAKYAT – Kabar gembira pasien sembuh dari COVID-19 disampaikan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Banyuwangi. Total ada 12 pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Yang terbaru 6 diantaranya adalah klaster santri di salah satu ponpes, sehingga total ada 10 santri yang sembuh.

“Santri yang dinyatakan sembuh terus bertambah dan kini mencapai 10 santri. Angka ini akan terus bertambah seiring dengan masa isolasi santri yang sudah terpenuhi,” kata Kepala Diskes, dr Widji Lestariono yang terbiasa disapa dr. Rio, Kamis (3/9/2020).

Optimis angka sembuh dari COVID-19 disampaikan dr. Rio, karena santri-santri tersebut memang tergolong OTG dan bergejala ringan.

“Di samping usianya yang rata-rata masih muda sehingga daya tahan tubuhnya juga masih fit. Jadi saat masa isolasi selesai, juga diperiksa kondisinya baik dan tidak bergejala, maka dinyatakan sembuh,” kata Rio, panggilan akrab Widji Lestariono.

Yang harus diingat, pemerintah masih terus fokus pada penanganan di pondok pesantren yang dalam masa karantina ini.

Bersamaan dengan itu, juga dilaporkan adanya penambahan 15 kasus baru. Sembilan di antaranya adalah pasien suspek yang hasil uji swabnya dinyatakan terkonfirmasi COVID-19.

“Lalu ada pula 6 karyawan yang bekerja di satu kantor. Mereka yang terpapar COVID-19 sudah melakukan isolasi, dan kontak erat mereka juga sudah kita lakukan tracing,” jelasnya.

Dengan hasil tersebut, kini per 3 September 2020 di Banyuwangi ada 830 kasus konfirmasi COVID-19, dengan 103 pasien sembuh, dan 13 meninggal dunia. Yang masih dalam perawatan ada 714 orang.

Tidak lupa, dr. Rio rajin mengingatkan warga untuk patuh dan disiplin protokol kesehatan. “Pakai masker dengan benar, banyak cuci tangan, dan menjaga jarak dengan orang lain,” tegasnya.

Beberapa minggu terakhir, kata dr. Rio, terlihat peningkatan jumlah kasus COVID-19. Kondisi ini tentu jadi perhatian tim pencegahan COVID-19.

“Masih banyak masyarakat yang belum konsisten upaya pengendalian penularan pandemi virus Corona. Pengendalian ini bukan hanya jadi tugas pemerintah, tapi juga masyarakat,” ungkap dr. Rio.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca