Antisipasi Longsor Jelang Libur Natal, Kereta Api Pasang Amus

  • Whatsapp

BANYUWANGI – Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 9 Jember Jawa Timur, telah menyiagakan alat matrial khusus (Amus) di  jalur kereta api rawan longsor dan banjir.

Juru bicara PT KAI Daop 9 Jember, Lukman Arif mengatakan, Amus itu telah ditempatkan di 18 titik rawan longsor dan banjir yang tersebar dari Pasuruan hingga Banyuwangi.

“Amus yang disiapkan diantaranya batu kricak bantalan pasir dan besi untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir, tanah labil, longsor dan gangguan lainnya selama massa angkutan Natal dan Tahun Baru,” kata Lukman Arif

Kata Lukman, sepanjang wilayah Daop 9 Jember terdapat sejumlah daerah rawan bencana. Diantaranya jalur rawan banjir berada di sepanajang  Stasiun Pasuruan, Probolinggo, Rogojampi hingga stasiun Argopuro Banyuwangi. Sedangkan daerah rawan tanah labil atau longsor berada di sepanjang stasiun Jember, Tanggul, Probolinggo dan Staisun Kalibaru Banyuwangi.

“Kami siapkan juga petugas penjaga daerah rawan. Petugas tersebut siaga 24 jam di daerah-daerah yang kami anggap rawan bencana tersebut. Semua dimonitor untuk mengetahui apa yang terjadi di wilayah mereka dan apabila ada hal–hal dan kejadian yang sekiranya dapat membahayakan perjalanan kereta api, mereka akan segera melaporkan ke pusat pengendalian bencana kereta api dan untuk menghentikan perjalanan kereta api,” ujur Lukman Arif

Selain menyiagakan Amus, PT KAI Daop 9 Jember juga menyiagakan petugas pengontrol jalur kereta selama 24 jam. Petugas ini setiap saat terus mengecek kondisi lintasan kereta api.

Sedangkan untuk persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru 2018, PT KAI Daop 9 Jember telah melakukan perbaikan sarana dan prasarana lainya. Diantaranya. perbaikan lantai peron Stasiun, toilet, mushala, ruang tunggu dan tempat untuk ibu menyusui atau laktasi di ruang tunggu.

“Untuk tahun ini, PT KAI telah menetapkan masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 selama 17 hari. Yaitu mulai 22 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018,” pungkas Luman Arif.

Reporter : Hermawan

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *