Arak Dilegalkan Pemprov Bali, Kombes Pol. Arman: di Banyuwangi Tidak Boleh

  • Whatsapp

KabarRakyat.ID – Baru-baru ini Pemprov Bali telah melegalkan minuman fermentasi seperti arak maupun tuak khas Bali. Kebijakan itu disikapi tegas aparat penegak hukum Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sebagai salah kabupaten tetangga Pulau Dewata.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin menegaskan pelegalan minuman keras jenis arak dan sejenisnya hanya berlaku di Bali.

Read More

“Legal secara keseluruhan di Bali. Tapi kalau memasuki daerah lain, tetap harus mengikuti peraturan daerah setempat,” kata Arman usai mengikuti acara tasyakuran Hari Pers Nasional di Kantor PWI Banyuwangi, Senin (10/2/2020) kemarin.

Karena minuman keras jenis arak dan sejenisnya ini, menurut Arman, dapat menimbulkan gangguan dan korban, serta menimbulkan potensi tindak pidana.

Oleh karena itu, Arman menjelaskan, peredaran minuman keras ini tetap dalam pengawasan dan pihaknya juga akan melakukan penindakan tegas jika terjadi pelanggaran seperti yang diatur dalam Perda Banyuwangi Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pengawasan, Pengedalian, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Seperti diketahui, baru-baru ini Pemprov Bali telah mengesahkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Mencakup tuak Bali, brem Bali, dan arak Bali.

Reporter : Fattahur

Editor : Richard

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *