Arif Setiawan, Kadis Pertanian: Petani Waspada Organisme Pengganggu Tamanan

  • Whatsapp

BANYUWANGI – Memasuki musim hujan, Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi ingatkan petani agar waspada terhadap serangan Organisme Penganggu Tanaman (OPT).

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Drs. Arief Setiawan, Jum’at (17/11/2017).

Arief Setiawan menyampaikan, informasi dari Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akhir bulan Oktober, Nopember dan Desember 2017 memasuki awal musim penghujan. Pihaknya berharap kepada petani di Kabupaten Banyuwangi sudah mulai menyiapkan dan mempersiapkan kondisi tanaman untuk lebih sehat.

“Petani diminta lebih teliti dan rajin mengamati tanamannya dari serangan OPT sedini mungkin,” jelas Arief Setiawan.

Jika petani menemukan dalam rumpun tanaman, khususnya padi, jagung dan kedelai ada OPT, seperti wereng dan lainnya, supaya secepatnya dilakukan pencegahan agar tidak meluas.Petani juga diminta lebih intens melakukan komunikasi dengan petugas Dinas Pertanian yang berada dilapangan, terutama terkait dengan serangan OPT.

Sementara hasil panen padi hingga Nopember 2017, produktifitasnya cukup baik mencapai lebih kurang 65, Kwintal per Hektar. Artinya pola tanam dan perlakukan petani kepada tanaman padinya lebih baik dari tahun lalu. Selain itu, petani di kabupaten Banyuwangi sudah mulai sadar untuk memulihkan kondisi kesuburan tanah pertanianya, akibat dari pengunaan pupuk kimia.

“Petani di Banyuwangi sudah mulai mengunakan pupuk organik, agar produktifitas panen padinya bisa meningkat,” ungkap Arief Setiawan mengakhiri wawancaranta.

Reporter : Hariyadi

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *