Banjir Bandang Bawa Material Lumpur, Pasir dan Batu

207 views
banner 468x60)

banner 468x60)

KABARRAKYAT.ID, – Terjadinya banjir bandang yang meluap dengan membawa material di aliran sungai Badeng dan sungai Binau mengimbas beberapa daerah di Kecamatan Songgon, Singojuruh, Rogojampi, dan Blimbingsari.

Berdasarkan pantauan KABARRAKYAT.ID, beberapa tempat wisata yang berada di bantaran sungai badeng yang terletak di wilayah Kecamatan Songgon, Banyuwangi juga ikut diluluhlantahkan oleh derasnya banjir.

“Jembatan di Wisata Pohon Pinus Songgon jebol akibat derasnya terjangan banjir,” ungkap Huda warga Songgon.

Banjir bandang juga mengakibatkan lahan para petani rusak di sepanjang aliran sungai Badeng dan Binau. Terlihat luapan banjir bandang tersebut kini sudah memasuki pemukiman warga di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh.

Kemudian, pada Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh tepatnya di Dusun Karangasem dan Dusun Bangunrejo, yang merupakan bantaran sungai yang di aliri banjir bandang juga meluap hingga masuk dalam kreteria yang paling terparah. Beberapa warga yang rumahnya kemasukan banjir mencoba membendung air dan lumpur agar tidak banyak masuk ke dalam rumah. Namun derasnya banjir tidak mampu untuk membendungnya.

Menurut keterarangan warga, Cahyono mengatakan, banjir disertai lumpur tersebut memasuki rumah penduduk dengan melewati jembatan Garit hingga menutupi jalan raya nasional penghubung kabupaten Banyuwangi ke Jember. Terlihat arus lalu lintas di Jalan Nasional tersebut dialihkan melewati jalur lain menuju Temuguruh.

“Akibat luapan air tersebut untuk jalur dari Genteng yang mengarah ke Rogojampi dialihkan melewati Pertigaan Padang bulan ke kanan. Sementara yang dari arah Rogojampi dialihkan lewat Pertigaan Patung Kebo-keboan Singojuruh ke kanan,” kata Cahyono.

Sementara itu Gusdarul salah seorang warga mengatakan, “bahwa banjir bandang pada saat ini luapannya lebih besar daripada banjir beberapa waktu lalu saat menjelang bulan puasa. Atas nama pribadi saya mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran aliran sungai Badeng untuk terus waspada,” tegasnya.

Banjir juga meluap di jembatan Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi hingga menutup jalan. Saat ini para petugas dari TNI/Polri, Tagana, Banyuwangi SAR Independent (BSI), Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyuwangi masih melakukan pemantauan di lokasi luapan air mulai hulu hingga hilir.

Diberitakan sebelumnya, Banjir bandang tersebut diketahui diakibatkan oleh curah hujan yang lebat di kawasan lereng gunung sejak semalam. Berdasarkan informasi yang diterima KABARRAKYAT.ID hujan deras di lereng gunung raung sejak pukul 23.00 WIB pada Kamis (21/06/2018). Namun sekira pukul 02.30 WIB pada Jum’at (22/06/2018) air mulai naik hingga meluap.

Reporter : Rohman

Editor : Coi/Setiawan

Berikut beberapa Video Amatir dari warganet.

banner 468x60)

#banjir bandang #banjir songgon #peristiwa alam

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply