Rabu, Januari 20, 2021
Beranda JATIM BANYUWANGI Banjir Bandang Sungai Kalibendo Seorang Ibu Meninggal Bayinya Hanyut

Banjir Bandang Sungai Kalibendo Seorang Ibu Meninggal Bayinya Hanyut

KABAR RAKYAT – Satu keluarga piknik di Sungai Kalibendo Desa Kampunganyar Kecamatan Glagah Banyuwangi digulung banjir bandang, Minggu (29/11/2020) siang, sekira jam 13.30 WIB.

Banjir badang terjadi dipicu air hujan deras yang tak terserap tanah wilayah dataran tinggi di lereng gunung Ijen.

Akibatnya, seorang ibu ditemukan meninggal, sedang bayinya hilang terlepas terbawa arus banjir. Identitas korban Linda Swantika umur 32 tahun, dan bayi umur 1 tahun hilang bernama Raden Adipati Wirabumi. Para korban satu keluarga tinggal di Jalan Losari 02/1 Kelurahan Kepatihan Kecamatan Banyuwangi.

Baca : Dua Pemuda Pelaku Pengeroyokan Korban Meninggal di Glagahagung Ditangkap

Sedang aggota keluarga lain yang terseret banjir kondisi selamat, yakni suami Mario Wahyudi (38) dan dua anaknya Kenzie Jagat Tirta umur 9 tahun dan Almeera Raisa Hanum 3 tahun.

Hingga kini, pencarian bayi Raden Adipati Wirabumi yang terbawa arus bandang masih dilakukan petugas gabungan bersama warga masyarakat.

Kapolsek Glagah AKP Imron, SH melalui Kanit Reskrim Aiptu Slamet Edi saat dikonfirmasi membenarkan musibah satu keluarga hanyut saat banjir bandang di sungai Kalibendo, Minggu siang.

Sungai Kalibendo
Korban di evakuasi dengan mobil kepolisian.

Kawasan alami Sungai Kalibendo masih dalam kawasan Perkebunan swasta. Pada hari tertentu libur akhir pekan dan liburan sering dikunjungi untuk rekreasi.

Aiptu Selamet Edi mengatakan, identitas korban MD Linda Swantika , ( 32) ibu rumah tangga, Alamat Jl. Losari Rt.02/1 Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, kabupaten Banyuwangi.

Kronologi dihimpun dari saksi di lokasi kejadian itu para korban satu keluarga yang berekreasi ke sungai kalibendo. Selanjutnya korban mandi di sungai di bawah jembatan Kalibendo atau dikenal warga sekitar ‘Sasak Jukung’. Saat mandi hujan deras turun. Para korban sempat berteduh di bawah jembatan.

Baca : Potret Kantor Korsda Singojuruh Dulu Rusak Dihantam Banjir

Sekira pukul 12.30 petugas Satpam Perkebunan melintas dan mengingatkan korban yang sedang berada di sungai di bawah jembatan ‘Sasak Jukung’ agar naik keatas karena kondisi turun hujan biasanya sungai akan meluap atau banjir. Setelah mengingatkan korban, petugas keamanan kembali ke Pos pengamanan.

Sekira pukul 13.10 wib saksi 1 dan saksi 2 mendapat informasi tentang adanya orang yang terseret aliran sungai yang meluap. Setelah mendapat informasi saksi 1 dan dan saksi 2 serta warga sekita segera mencari korban ke sungai.

“Korban ditemukan warga, ayak dan dua anak dalam kondisi selamat. Sedangkan istrinya saat ditemukan sudah meninggal dunia tidak jauh dari lokasi pertama korban mandi,” jelas Aiptu Slamet Riyadi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca