Banjir Bandang Terjang Dusun Barurejo Blitar Tiga Jembatan Putus Puluhan KK Terisolasi

  • Whatsapp
fffd48cd45de4bb60694157f6077e425_Banjir Blitar
Ft. Istimewa

KabarRakyat.ID – Banjir bandang menerjang lereng Gunung Kawi yang masuk wilayah Kabupaten Blitar, tepatnya di Dusun Barurejo, Desa Krisik Kecamatan Gandusari, Kamis (30/1/2020).

Banjir terlihat membawa material lumpur disertai potongan kayu. Akibat banjir bandang ini tiga jembatan dilaporkan putus, dua lainnya rusak parah. Hingga mengakibatkan puluhan KK terisolasi.

Read More

banner 645x400

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar menyebutkan sebelum banjir bandang menerjang, terjadi hujan lebat pada pukul 14.00 WIB di kawasan puncak Gunung Kawi dan Dusun Barurejo. Banjir bandang datang satu jam kemudian sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut informasi dari masyarakat sekitar, banjir bandang terjadi akibat adanya kebakaran lahan dan hutan pada saat musim kemarau. Sehingga, mengakibatkan banyak pohon mati. Saat terguyur hujan dengan intensitas deras, potongan kayu mati akibat terbakar itu terbawa oleh air melalui sungai dari hulu ke hilir yang akhirnya menyumbat aliran sungai dan jembatan penghubung Dusun Barurejo.

“Jembatan putus di RT 04/03 Barurejo sebanyak 75 KK terisolir. Kemudian di RT. 02/03 jembatan juga putus dengan 10 KK terisolir. Lalu di RT. 04/02 jembatan juga putus namun masih ada jalan alternatif. Selain jembatan putus kami juga menerima adanya dua jembatan rusak namun masih bisa dilewati,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ahmad Cholik saat dikonfirmasi.

Selain jembatan, rumah milik warga juga tak luput dari terjangan banjir bandang. Rumah terdampak itu adalah milik Ngatelin. Ditambah satu kandang sapi milik Suyoto.

Sementara hingga kini BPBD belim menerima adanya laporan korban jiwa. Saat ini petugas gabungan masih melakukan upaya evakuasi warga yang terisolasi.

Sumber: BangsaOnline.com

Editor: Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *