Banjir Lumpur Lereng Raung, Rusak Pertanian Desa

102 views
banner 468x60)

KABARRAKYAT.ID, BANYUWANGI – Banjir lumpur, bandang yang terjadi di aliran sungai Badeng, juga mengakibatkan lahan para petani rusak dan terkikis di Kecamatan Songgon, Rabo (16/5/2018). Akibatnya, sejumlah petani terancam gagal panen dan tidak bisa mengembalikan fungsi lahan seperti semula.

Beberapa hektare pertanian yang rusak, diantaranya Desa Sumberbulu, Sumberarum, dan Parangharjo, masuk kawasan Kecamatan Songgon, terimbas akibat banjir tersebut.

“Sepanjang aliran sungai badeng yang ada di Kecamatan Songgon ini semua terkena dampaknya,” ujar Camat Songgon, Wagianto.

Baca juga:

Menurut camat, kejadian tersebut terjadi pada hari, Selasa malam (15/5), sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu memang ada sedikit hujan, namun tidak begitu deras. “Hanya gerimis rintik-rintik saja, tidak begitu deras,” katanya.

Saat banjir itu, lanjutnya, pihaknya melihat dan merasakan langsung hantaman sungai badeng yang membuat jembatan di Desa Sumberbulu tersebut bergetar.

Getaran tersebut, seperti adanya gempa bumi. “Jembatan itu seperti goyang, karena dihantam banjir yang begitu besar dan membawa material batu besar,” cetusnya.

Namun, saat tidak ada yang terlihat imbas dari banjir tersebut. Setelah banjir reda kemarin (16/5), baru terlihat beberapa titik lokasi yang mengalami kerusakan akibat banjir tersebut.

“Ada tiga desa yang kena imbasnya yaitu Desa Sumberarum, Sumberbulu, dan Parangharjo,” ungkapnya,

Aliran sungai badeng itu, masih kata dia, mengalir sejauh 25 kilometer di Kecamatan Songgon. Sehingga, sejauh itu lah imbas dari banjir yang cukup deras tersebut. “Kalau yang paling parah di Desa Sumberbulu,” katanya.

Seperti diberitakan, Banjir lumpur yang menerjang 4 Kecamatan di Banyuwangi pada Selasa malam (15/05/2018), menyisakan lumpur setebal 15-20 centimeter, terutama di Jalan Nasional Jember – Banyuwangi tepatnya di Dusun Karangasem dan Bangunrejo, Desa Alasmalang, Kecamtan Singojuruh.

Terlihat warga mulai kemarin malam hingga berita ini ditulis masih membersihkan rumahnya yang terendam lumpur dengan dibantu para relawan. Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam sekira pukul 19.00 WIB banjir mulai masuk ke pemukiman warga dan menyisakan material lumpur tebal di badan jalan.

“Banjir tersebut masuk ke perkampungan karena jembatan di Dam Garit, Desa Alasmalang, Singojuruh tersumbat oleh material kayu dan lumpur yang terbawa oleh banjir sehingga air bercampur material tersebut meluap dan masuk ke pemukiman warga,” ungkap Ozie salah seorang warga.

Reporter : Eko

Editor : Suwongko

banner 468x60)

#banjir lumpur #lereng gunungapi raung #pertanian rusak

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply