Banyak Pedagang Bayar Retribusi Pasar di Bawah Tarif Ditentukan Dalam Perda

  • Whatsapp
Komisi III DPRD raker dengan Disperindagtam

KabarRakyat.ID – Komisi III DPRD Kabupaten Banyuwangi mencatat penerimaan retribusi pelayanan pasar tahun 2019 melebihi target, yakni sebesar Rp. 7 miliar atau 108, 53 persen dari pagu yang ditetapkan sebesar Rp. 6,4 miliar.

Dan untuk target penerimaan retribusi pelayanan pasar tahun 2020 pesimis tercapai. Kendalanya masih banyak pedagang pasar membayar tarif retribusi pasar di bawah ketentuan yang tertuang dalam Perubahan Ketiga Perda No. 12 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum.

Read More

“ Mereka pesimis target penerimaan retribusi pelayanan pasar tahun 2020 bisa tercapai, kendalanya banyak pedagang pasar di Banyuwangi bayar retribusi, nilainya di bawah tarif yang telah ditentukan dalam Perda , “ ucap Emy Wahyuni Dwi Lestari saat dikonfirmasi Kabar Rakyat, usai pertemuan koordinasi dengan Dinas Koperasi,UKM dan Perdagangan, Senin (17/02/2020) .

Menyikapi hal tersebut, Komisi III mengajak Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan bersinergi melakukan sosialisasi kepada seluruh paguyuban pedagang pasar yang ada di Banyuwangi, yang bertujuan memberikan pemahaman terkait Perubahan Ketiga Perda No. 12 tahun 2011 maupun target penerimaan retribusi tahun 2020.

“ Kita ajak paguyuban-paguyuban yang membawahi pedagang  di seluruh pasar yang ada di Banyuwangi, kita komunikasikan tentang Perda retribusi jasa umum dan target penerimaan PAD tahun 2020 khususnya retribusi pelayanan pasar, agar semua bisa jalan karena Perda APBD kita telah mengamanatkan harus ada peningkatan PAD ditahun 2020, “ jelasnya.

Selain terkait retribusi, dalam rapat koordinasi dengan Dinas Koperasi,UKM dan Perdagangan juga disinggung adanya beberapa pasar yang fungsinya belum di optimalkan, seperti pasar Gambiran dan pasar Mojopanggung, termasuk adanya lapak atau kios dalam pasar yang dialih fungsikan sebagai gudang oleh pedagang.

“ Kita tadi juga menanyakan Pasar Gambiran dan Pasar Mojopanggung yang hingga saat ini  belum di optimalkan, harapannya kedua pasar segera di fungsikan, agar ada peningkatan penerimaan retribusi , “ ucap politisi perempuan Partai Demokrat ini.

Emy Wahyuni menambahkan, pihaknya bersama Dinas Koperasi,UKM dan Perdagangan berencana melakukan tinjau lapang ke beberapa pasar tradisional di Banyuwangi yang bertujuan mengajak para pedagang untuk memahami dan mematuhi segala aturan yang tertuang dalam regulasi tertinggi daerah tersebut.

“ Jangan terus menerus pembayaran retribusi pasar di bawah ketentuan yang telah di atur, percuma ada Perda namun tidak dipatuhi, “ ucapnya

Diakhir wawancaranya, Ketua Komisi III DPRD Banyuwangi ini juga berharap kepada Pemerintah Daerah untuk memperluas pengunaan e-Retribusi untuk mempermudah pedagang membayar retribusi.

Reporter: Hariyadi

Editor: Richard

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *