Banyuwangi Bela Bangsa Apresiasi KPU dan Bawaslu

189 views
banner 468x60)

banner 468x60)
Banyuwangi Bela Bangsa (2)

Foto: Banyuwangi Bela Bangsa aksi damai di depan Kantor KPU Banyuwangi. (Hariyadi)

KABARRAKYAT.ID – Puluhan warga yang tergabung dalam Banyuwangi Bela Bangsa, menggelar aksi di kantor KPU Banyuwangi. Mereka beraspirasi menyampaikan dukungan kinerja penyelenggara Pemilu 2019, KPU dan Bawaslu.

“ Ajakan gerakan people power telah mencederai  semangat demokrasi  yang konstitusional, karenanya bagi Banyuwangi Bela Bangsa ajakan people power dalam suasana pasca perhelatan pesta demokrasi, tak lain adalah upaya mendelegitimasi lembaga penyelenggara Pemilu, gerakan tersebut juga tak ubahnya sebagai bentuk pembangkangan atas negara, di Banyuwangi kita hadang gerakan people power, ‘ “ ucap Hari Suharto salah satu orator Banyuwangi Bela Bangsa.

Koordinator Banyuwangi Bela Bangsa, Eko Sukartono menyampaikan, Banyuwangi Bela Bangsa akan menghadang pihak-pihak yang berupaya mendelegitimasi lembaga penyelenggara Pemilu 2019, karena hal tersebut sangat berbahaya bagi kehidupan demokrasi di Indonesia.

Banyuwangi Bela Bangsa (1)

Foto: Tandatangan petisi penolakan gerakan people power. (Hariyadi)

“ Saat ini sudah ada upaya-upaya mendelegitimasi penyelenggara Pemilu, baik melalui media sosial maupun pertemuan-pertemuan terbuka, ini sangat berbahaya, karena secara tidak langsung ada indikasi sekelompok masyarakat yang berkeinginan agar Pemilu gagal, makanya Banyuwangi Bela Bangsa akan menghadang, “ ucap Eko Sukartono saat dikonfirmasi Awak Media, Jum’at (17/05/2019).

Menurut Eko Sukartono, Pemilu serentak tahun 2019 berjalan sangat baik, antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilu terbilang tinggi. KPU  dan Bawaslu sebagai penyelenggara dan pengawas pesta demokrasi sudah bekerja maksimal.  Jika ditemukan adanya kecurangan Pemilu, laporkan melalui jalur hukum.

Baca juga:

“ Jangan maunya sendiri, tunggu tahapan Pemilu selesai, kalau ada kecurangan laporkan melalui mekanisme yang telah ditaur dalam Undang-Undang Pemilu, Kami berharap elite di Jakarta sadar, jangan ada pengerahan massa, “ ucapnya.

Selain berorasi, massa Banyuwangi Bela Bangsa juga menggalang tanda tangan pada selembar spanduk menolak gerakan people power yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua KPU dan Bawaslu.

Sementara Ketua KPU Banyuwangi, Samsul Arifin dan Ketua Bawaslu, Hamim mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap penyelenggara Pemilu 2019. Hal tersebut menandakan , selama ini tahapan maupun kinerja KPU dan Bawaslu diapresiasi oleh publik.

Reporter : Hariyadi

Editor : Choiri

banner 468x60)

#aksi gerakan warga banyuwangi #Banyuwangi #banyuwangi bela bangsa #nkri harga mati

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply