Senin, Januari 18, 2021
Beranda JATIM BANYUWANGI Banyuwangi Masuk Zona Merah, Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan 

Banyuwangi Masuk Zona Merah, Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan 

REPORTERHariyadi

KABAR RAKYAT – Kasus harian covid-19 meningkat kembali masuk zona merah, Kabupaten Banyuwangi menghentikan aktifitas uji coba pembelajaran tatap muka yang sudah berjalan selama sebulan.

Dan belum diketahui pasti kapan uji coba Kegiatan Belajar Mengajar tatap muka dibuka kembali.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Istu Handono membenarkan adanya penghentian aktifitas uji coba pembelajaran tatap muka di 57 SMA, SMK, dan SLB.

“Maka secara otomatis kegiatan pembelajaran tatap muka secara langsung harus dihentikan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

“Sesuai dengan surat edaran 4 menteri, Gubernur, dan Dinas Pendidikan Provinsi, jika daerah zona merah, maka seluruh aktifitas yang sifatnya tatap muka secara langsung tidak diizinkan,” tambahnya.

Penghentian pembelajaran tatap muka ini, kata Istu, diberlakukan pada Rabu (16/12/2020). Istu mengaku sudah menerbitkan surat edaran kepada kepala sekolah di 57 SMA, SMK, dan SLB agar menghentikan segala aktifitas pembelajaran tatap muka secara langsung di sekolah. Hal ini semata-mata untuk mencegah penyebaran dan penularan COVID-19.

“Efektif mulai besok (Rabu 16 Desember 2020) kegiatan pembelajaran tatap muka di SMA, SMK dan SLB akan kami hentikan. Ini dalam rangka upaya mencegah penularan COVID-19,” imbuhnya.

Pihaknya akan kembali menggelar uji coba pembelajaran tatap muka langsung ketika kasus COVID-19 di Banyuwangi kembali melandai.

“Kita menunggu perubahan warna zona. Selama masih berwarna merah, maka tidak akan diizinkan oleh Satgas Banyuwangi. Termasuk di Tahun 2021, jika masih merah maka tatap muka secara langsung masih ditiadakan,” tegasnya.

Sementara selama sebulan terakhir pihaknya memang telah menggelar uji coba pembelajaran tatap muka langsung di 57 SMA, SMK, dan SLB.

“Alhamdulillah berjalan dengan baik, tidak ada kasus penyebaran COVID-19 di sekolah,” pungkasnya.*

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca