Saturday, August 8, 2020
Home BANYUWANGI Banyuwangi Panen Padi, Produksi Beras Terjaga di Masa COVID-19

Banyuwangi Panen Padi, Produksi Beras Terjaga di Masa COVID-19

KABAR RAKYAT – Pemkab Banyuwangi terus upaya menjaga produksi beras meski di masa pandemi COVID-19.

Data Dinas Pertanian menyebutkan, sepanjang tahun ini hingga Juni, Banyuwangi panen 353. 356 ton padi atau setara 226.858,71 ton beras dengan luasan panen 54.216 hektare. Dengan konsumsi penduduk hanya 100.027,17 ton, per Juni 2020, Banyuwangi surplus beras 126.831 ton.

“Alhamdulilah produksi beras di Banyuwangi tetap terjaga dan surplus di masa pandemi COVID-19,” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Rabu (15/7/2020).

Pada bulan Juli, di Banyuwangi terdata akan dilakukan panen padi di lahan 13.565 hektare, yang diproyeksi menghasilkan 88.755 ton gabah atau setara sekitar 55.975 ton beras.

”Dinas Pertanian akan mengawal dengan penerapan protokol kesehatan, sehingga kegiatan pertanian berjalan baik, dan di sisi lain kita sama-sama berupaya agar warga tetap aman dari COVID-19,” jelasnya.

”Kami akan terus jaga produksi padi di Banyuwangi dalam setahun sekitar 830.000 ton untuk memenuhi kebutuhan pangan warga di tingkat lokal. Tentu surplusnya dijual ke luar daerah,” imbuh Anas.

Kepala Dinas Pertanian Arief Setiawan menambahkan, panen yang optimal pada bulan Juli ini tidak terlepas dari upaya mendorong percepatan masa tanam dengan memanfaatkan sisa musim penghujan beberapa waktu lalu.

[the_ad id=”29596″]

”Beberapa waktu lalu memang ada arahan Presiden Jokowi dan Gubernur Jatim untuk percepatan masa tanam, sehingga langsung kami koordinasikan. Ini penting untuk memastikan ketahanan pangan di masa pandemi,” ujarnya.

Selain percepatan masa tanam, lanjut Arief, langkah yang dilakukan adalah memastikan ketersediaan air mengingat sudah memasuki musim kemarau. Tempat-tempat penyimpanan air hujan, mulai waduk hingga embung, dicek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER