Banyuwangi Sepi Mamring Tanpa Perayaan Malam Tahun 2021

  • Whatsapp

Kapolresta Banyuwangi gelar sidak di pos Pam Lilin Semeru 2020, Jumat (1/1/2021) 

KABAR RAKYAT – Situasi malam tahun baru 2021 benar-benar sepi dari hingar bingar. Kondisi sungguh jauh berbeda pada kondisi normal . Adanya larangan perayaan kegiatan massal pada malam tahun baru 2021 karena masa pandemi Covid 19.

Bacaan Lainnya

Upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid 19 menjadi fokus utama sejak pandemi berlangsung. Hampir semua Kota di Jawa Timur dilaporkan sepi tanpa kegiatan masyatakat. Tidak terkecuali di Banyuwangi yang menjadi destinasi wisata andalan Jawa Timur, pun sepi dari hiruk pikuk perayaan malam tahun baru.

Ketatnya pengawasan aparat TNI / Polri tergabung dalam Satgas Covid 19 dan operasi Lilin Semeru 2020 membuat masyarakat berpikir dua kali . Apalagi, tempat hiburan dan arena publik tidak diijinkan beroperasi termasuk kawasan wisata.

Banyuwangi patroli di wilayah Banyuwangi selatan meninjau keamanan menjelang tahun baru 2021. Kamis (31/12/2020).

Kapolresta Banyuwangi Kombes. Pol. Arman Asmara Syarifuddin menegaskan, kesiagan anggota TNI/Polri dalam rangka mengamankan malam tahun baru 2021 untuk tidak memaksakan dirinya membuat kerumunan dan evoria merayakan malam pergantian tahun sebagai langkah pemerintah menekan laju penyebaran virus corona.

Untuk memastikan tidak ada kegiatan masyarakat yang memicu kerumunan orang patroli keliling aparat TNI/Polri dilakukan.

” Malam pergantian tahun 2021 di Banyuwangi secara umum benar-benar sepi tanpa perayaan seperti tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada perayaan malam tahun baru oleh masyarakat membuat kondisi Banyuwangi lebih kondusif” , kata Kombes.Pol.Aan Asmara saat melakukan patroli di pos Pam Lilin Semeru 2020 di Polsek Gambaran,Kamis dini hari (1/1/2021.

Menurut Kapolresta Banyuwangi, pihaknya selain melakukan Pam pengamanan tahun baru juga memastikan masyarakat mengikuti Protokol kesehatan.

” Sesuai instruksi presiden, Surat edaran Satgas Covid 19 dan maklumat Kapolri diwajibkan mematuhi prokes dan memberikan sanksi yang melanggarnya. Tindakan pencegahan merupakan kewajiban bersama dalam mempercepat masa pandemi Covid 19″, beber Kombes.Pol.Arman Asmara.

 

 

 

 

 

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *