Basuki dan Noval Akui Ceroboh dan Minta Maaf

23 views
banner 468x60)

Candaan Bom Anggota DPRD Cak Basuki dan Kang Noval jadi bikin terkenal

KABARRAKYAT.ID, BANYUWANGI – Dua anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, Ir. Basuki Rachmad dan Ir. H. Nauval Badri akhirnya meminta maaf kepada masyarakat Banyuwangi atas kecerobahan melontarkan candaan Bahan Peledak atau yang akrab disebut Bom di area Bandara Banyuwangi, Rabu (23/05/2018) kemarin.

Pasca diamankan hamper 12 jam oleh pihak keamanan Bandara dan Polres Banyuwangi. Dalamketerangan persnya, Basuki maupun H.Nauval mengaku tidak mengetahui adanya Undang-undang no.1 tahun 2009 tentang Penerbangan, yang melarang menyampaikan informasi  palsu yang berdampak pada keselamatan penerbangan.

“ Saya tidak tahu jika berada di Bandara, tidak diperbolehkan lontarkan guyonan maupun bicara soal Bom, karena dapat menimbulkan kepanikan, dan hal itu larangan,” ucap Basuki Rachmad dihadapan media.

Basuki menyampaikan bahwa persoalan yang menimpahnya tersebut sudah selesai, pasca ditanda tanganinya surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali hal  (guyonan)yang sama di bandara Banyuwangi.

Baca juga :

“ Saya mohon maaf kepada pihak Bandara dan masyarakat Banyuwangi, dan tidak akan mengulangi kembali guyonan yang dapat meresahkan dunia penerbangan,” ucapnya.

Selanjutnya kedua anggota DPRDBanyuwangi ini meninggalkan Mapolres dikawal beberapa pengurus dan kader partai Hanura maupun Gerindra.

Sementara Menejer operasi Bandara Banyuwangi, Suparman menegaskan bahwa proses dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh dua oknum anggota dewan tersebut akan tetap dilanjutkan, menunggu Penyidik Pegawai Negeri sipil (PPNS) penerbangan dari bandara Juanda. Dan bekas kronologi kejadian serta surat pernyataan mereka segera dikirim ke Surabaya.

Seperti diberitakan, usai dilakukan pemeriksaan terhadap penumpang Garuda No Penerbangan GA.265 atas nama Basuki Rachmad dan setelah dinyatakan bersih. Selanjutnya yang bersangkutan menghampiri rekan penumpang lain atas nama, Marifatul Kamilah yang saat itu kopernya diperiksa oleh petugas Bandara, Iksan Adi Saputra.

Secara spontan Basuki Rachmad mengeluarkan pernyataan tas Rifa berisi bahan peledak, ditanya petugas hingga tiga kali, Basuki tetap menjawab berisi Bom, dan di ingatkan petugas bercanda mengenai Bom dilarang, yang bersangkutan marah.

Reporter : Hariyadi

Editor : Coi/Choiri

banner 468x60)

#Bandara Banyuwangi #candaan bom #oknum anggot DPRD

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply