Bawaslu Dalami Kasus Video Viral Ustadz di Kalibaru

  • Whatsapp
potongan video viral
Foto: Potongan video viral ustadz di kalibaru yang ramai menyebar di Medsos di Banyuwangi (ist)

KABARRAKYAT.ID – Bawaslu Banyuwangi tindak lanjuti temuan video viralnya seorang pria yang mengenakan jubah gamis didampingi pria berkacamata yang melakukan kampanye hitam yang berisi tentang dugaan perzinahan akan dilegalkan di Masjid Al Ihsan Desa Kalibaru Wetan, Banyuwangi.

“Sesuai dengan Peraturan Bawaslu Nomor 7 Tahun 2018 tentang Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilu, bahwa apa yang terjadi di Kalibaru, posisinya sampai hari masih dalam tahap mendapatkan informasi awal, untuk kemudian kita tindaklanjuti dengan pengumpulan informasi,” kata Ketua Bawaslu Banyuwangi, Hamim, Selasa (12/3/2019).

Read More

banner 645x400

Pihaknya juga mengaku, sudah ada laporan warga ke Panwascam Kalibaru terkait video viral di medsos tersebut.

“Tahapannya masih pengumpulan informasi awal. Kemarin memang ada laporan seorang warga ke Panwascam Kalibaru namun syarat formil dan materiilnya masih belum lengkap. Kami masih menunggu sampai batas waktu tiga hari,” terangnya.

Bawaslu bwi
Foto: Ketua Bawaslu Banyuwangi, Hamim, S.Pd.I

Dalam hal ini, Hamim menambahkan, Bawaslu berkomitmen mengawal proses demokrasi secara profesional dan berintegritas, menindaklanjuti setiap temuan maupun laporan sesuai perundang undangan yang berlaku.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria yang mengenakan jubah gamis didampingi pria berkacamata yang melakukan kampanye hitam. Pemerintah dituding akan melagalkan perzinahan.

Dalam video berdurasi 45 detik itu, seorang pria mengenakan jubah gamis yang diketahui bernama Supriyanto ini berpidato di teras depan salah satu masjid dihadapan ibu-ibu yang sedang duduk lesehan.

Alhasil, kedua orang yang ada di video tersebut dipanggil Kepolisian dan Panwascam Kalibaru untuk diklarifikasi.

Reporter : Fattahur

Editor : Richard

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *