Selasa, November 24, 2020
Beranda JATIM BANYUWANGI Bawaslu Distribusi APD ke Pengawas Kecamatan dan Desa

Bawaslu Distribusi APD ke Pengawas Kecamatan dan Desa

REPORTERHariyadi

KABAR RAKYAT – Bawaslu Banyuwangi mulai mendistribusikan alat pelindung diri (APD) ke jajaran Pengawas Kecamatan dan Desa juga Kelurahan. Ini untuk memberikan perlindungan kepada petugas pengawas dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Jenis APD yang didistribusi yakni, masker, hand sanitizer, pelindung wajah atau face shield dan sarung tangan. Total pendistribusian ini menyasar di 25 Kecamatan dengan total 217 desa dan kelurahan.

“Bawaslu Banyuwangi telah mendistribusikan paket pelindung diri untuk mencegah penularan COVID-19 kepada jajaran pengawas di tingkat Kecamatan. Selanjutnya akan dibagi kepada setiap pengawas Desa dan Kelurahan,” kata Komisioner Bawaslu Banyuwangi, Hasyim Wahid kepada wartawan, Sabtu (14/11/2020).

Hasyim merinci, ada total sebanyak 1.302 botol sanitizer, 651 pasang sarung tangan, 217 face shield dan 1.732 lembar masker yang telah didistribusikan secara menyeluruh.

Baca :

“Pendistribusian ini sudah kesekian kalinya Bawaslu laksanakan. Kali ini dalam tahap kampanye dan pengawasan logistik,” katanya.

Menurut Hasyim, setelah salah satu jajaran pengawas terkonfirmasi positif COVID-19, Bawaslu Banyuwangi telah melakukan evaluasi dan menerapkan protokol pencegahan dengan ketat.

“Kita lakukan ini sesuai program pencegahan penularan setelah dilakukan evaluasi sebelumnya. Karena hasil pemeriksaan secara menyeluruh, ada satu pengawas yang positif,” ungkap Hasyim.

Setelah ini, Bawaslu Banyuwangi masih memiliki agenda pendistribusian APD kembali saat pengawasan di hari pencoblosan dan penghitungan surat suara nantinya.

“Masih ada satu kali lagi jadwal pendistribusian nantinya, yakni di hari pengawasan di TPS. Untuk jumlahnya jauh lebih besar dari sebelumnya, karena mencakup seluruh pengawas di masing-masing TPS yang ada,” kata Komisioner Bawaslu Banyuwangi tersebut.***

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca