Sunday, November 1, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Bawaslu Gandeng Media Awasi Pemilihan Kepala Daerah Banyuwangi

Bawaslu Gandeng Media Awasi Pemilihan Kepala Daerah Banyuwangi

REPORTERHariyadi
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banyuwangi berencana menggandeng insan media ikut aktif mengawal dan meningkatkan mutu demokrasi dalam pemilihan kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2020.

Dalam penyelenggaraan Pilkada 2020, Ketua Bawaslu Hamim mengakui bahwa fungsi pers sangat dibutuhkan membantu tugas penyelenggara Pemilu.

“Selain berperan penting dalam menyebarluaskan informasi, media juga fungsi kontrol atau pengawasan seluruh tahapan Pikada,” kata Hamim Ketua Bawaslu, dalam rapat koordinasi bersama organisasi profesi wartawan, Jum’at (28/08/2020) di Hotel Kokoon.

Baca: Forpimda Banyuwangi Deklarasi Pilkada Damai Bersama Tokoh Masyarakat dan Parpol

Hamim menyampaikan, selain untuk bersilaturahmi, rapat koordinasi Bawaslu Banyuwangi bersama wartawan juga sebagai upaya membangun sinergitas guna memaksimalkan pengawasan pelaksanaan tahapan-tahapan Pilkada.

“Media itu sahabat Bawaslu yang mempunyai peran penting sebagai saluran informasi kepada masyarakat, khususnya terkait dengan kinerja pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu  dalam  pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang,“ ucap Hamim.

Baca: DPC PKB Banyuwangi Klarifikasi Direkomnya Nama Yusuf-Gus Riza

Hamim berharap, kedepan Bawaslu dan insan pers tetap bisa bersinergi dan berkoordinasi dalam mengawasi jalanya tahapan Pilkada Banyuwangi sesuai peran dan fungsi masing-masing demi tercapainya Pilkada yang aman, damai dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Banyuwangi ini mengakui bahwasanya pos anggaran untuk kerjasama media masih minim. Namun demikian ia berharap sinergi dan kerjasama antara Bawaslu dengan media tetap berjalan optimal untuk menyukseskan Pilkada Banyuwangi 2020.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca