Friday, September 18, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Belajar Hidup dari Pedagang Pisang Rebus Pak Hariyanto

Belajar Hidup dari Pedagang Pisang Rebus Pak Hariyanto

*Kirimkan Kisah Nyata/Inspiratif. Kirim ke email; redkabarrakyat.id tulisan yang lolos akan mendapat uang Rp. 100 ribu*

REPORTERYusuf 77
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Aksi demo bagi sebagi masyarakat mengesalkan. Beda bagi pedagang makanan keliling, Pak Hariyanto (61) yang justru demo membawa berkah, bahkan bisa dianggap rejeki nomplok.

Gara-gara demo, dagangan kue gorengan dan pisang rebus serta keripik ini laris manis bahkan sudah hampir habis.

Bapak 2 anak ini telah berjualan sejak 15 tahun lalu. Setiap hari berjualan keliling ke kantor pelayanan dinas, mulai kantor bupati, dinas kependudukan, polresta (pelayanan SIM dan pajak kendaraan STNK) dan lainnya.

Disinggung kok bisa julan dikartor dinas pemerintahan? Pak Hariyanto menceritakan pengalamanya berdagang jalan kaki masuk kantor ke kantor.

“Dulu saya hanya jualan asongan biasa mas. Saat mencoba masuk kantor pemerintah saya ditolak, tapi alhamdulillah ada seseorang yang baik namanya Pak Yayan orangnya tinggi tegap beliau yang memberi jualan hingga saya bisa jualan ke kantor-kantor dinas tiap hari kantornya yang sebelah pojok itu lo..,” ungkapnya lugu.

Mungkin yang dimaksud Suyanto Waspotondo Wicaksono MSI. Kepala Bappeda Banyuwangi. Pedagang keliling ini, menjawa,”Mungkin, mas. Pokoknya panggilannya Pak Yayan,”.

Foto. Yusuf

Berbeda hari ini, yang dilakukan Pak Hariyanto saat ada demo LSM GMBI di Mapolresta Banyuwangi menjadikanya peluang ladang jualanya. Tak khayal daganganya pun laris manis dibeli peserta demo

“Alhamdulillah mas ada demo dan jualan saya laris manis,” ungkapnya.

Pak Hariyanto biasanya berjualan dengan modal membeli bahan dagangan untuk di asongkan dan sebagian dimasak sendiri seperti pisang godhoknya. Yang biasa bermodal jualan tiap hari mampu mndapatkn 500 – 800 ribu bruto dengan modal 500 ribuan.

Pedagang kecil ini mampu meraup untung lumayan besar tiap harinya. Berbeda dengan hari ini ada demo beliau bisa dapat uang lebih bnyak dan waktu cepat karena tidak berkeliling ke kantor-kantor dinas.

“Ngalab berkah ada demo mas. Selalu bersyukur saja bekerja, hari ini saya lebih cepat habis jualan saya.. Alhmdulillh habis dan dapat uang lumayan kisaran 1 juta. Nanti tinggal hitung modal dan belanja lagi, sisanya di tabung untuk sekolah anak,” tambahnya

Kegigihan selama 15 tahun Pak Hariyanto dengan tekun dan kesabaran memang patut ditiru dan diacungi jempol. Pasalnya dari pekerjaan beliau saat ini mampu menyekolahkan kedua putranya yang pertama kelas 2 SMA dan yang satu lagi kelas 4 SD.

Foto. Yusuf

Pak Hariyanto dan istri Misriyah 57 tahun yang beralamat di Dusun Kramat Kelurahan Kertosari ini mengaku selain mampu menyekolahkan kedua putranya.

Sekarang dia mengaku sudah mampu membeli rumah dari hasil tabunganya berjualan asongan dari kantor ke kantor di jajaran Pemda Banyuwangi selama 15 tahun.

Ini sungguh kegigihan dan keuletan sosok Hariyanto yang patut ditiru dengan sejuta keihklasanya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER