Saturday, August 8, 2020
Home EKONOMI Belanja Online Lumbung Pangan Meluas di 28 Daerah Se Jawa Timur

Belanja Online Lumbung Pangan Meluas di 28 Daerah Se Jawa Timur

Jadi Sarana Penguatan Adaptasi Masyarakat Belanja Daring di Era New Normal

KABAR RAKYAT – Guna memberikan perluasan pelayanan optimal kepada masyarakat terdampak Covid-19. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggandeng Ojek Online (Ojol) dan PT. Pos untuk distribusi pembeliaan di lumbung pangan milik BUMD Prov. Jatim.

Para Ojol dan PT Pos akan langsung mengirimkan kepada masyarakat yang telah melakukan transaksi pembelian online di 19 kabupaten/kota di Jatim.

Yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu yang layanannya sudah berjalan.

Dan ditambah Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, dan Kota Madiun.

Dalam sambutannya seusai melaunching Perluasan Area Layanan Barang Kebutuhan Bahan Pokok di Gedung Negara Grahadi, Kamis (9/7), Gubernur Khofifah mengatakan, saat ini tren belanja online masyarakat Jatim terus meningkat. Terlihat dari animo pembelian di Lumbung Pangan yang mulai berganti secara non tunai.

[the_ad id=”29596″]

Perluasan layanan ini, lanjut Gubernur perempuan pertama di Jatim itu dijelaskannya merupakan proses yang telah disiapkan oleh Pemprov Jatim untuk memberikan layanan lebih murah dan terjangkau.

Keterjangkauan layanan tersebut memiliki arti keterjangkauan anggaran dimana masyarakat yang biasanya mendapatkan subsidi menjelang puasa atau hari besar lainnya lewat operasi pasar diganti disaat pandemi Covid-19 ini lewat kemudahan keterjangkauan masyarakat mendapatkan logistik.

Ojol dan PT. POS Indonesia bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah

“Perluasan keterjangkauan kepada masyarakat yang membutuhkan harus dilakukan secara sistemik lterhadap ketersediaan logistik pangan dan memastikan harga di bawah harga pasar,” ungkapnya.

Khofifah bersyukur, perluasan layanan hingga saat ini telah dilakukan sampai di 19 kabupaten/kota dari 38 kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur. Artinya sampai saat ini sudah mencapai 50% dari seluruh daerah di Jatim.
Mulai pekan depan Lumbung Pangan Jatim akan meluaskan kembali layanannya dengan tambahan 9 daerah lagi.

“Berarti hingga Juli ini akan tersasar 28 kabupaten/kota sehingga tinggal 10 kabupaten kota yang akan kita maksimalkan kembali,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER