Friday, October 30, 2020
Home JATIM BONDOWOSO Benda Purbakala di Alas Sumur Menjadi Perhatian Pemkab Bondowoso, Apa Uniknya?

Benda Purbakala di Alas Sumur Menjadi Perhatian Pemkab Bondowoso, Apa Uniknya?

REPORTERIfa Bahsa
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Benda-benda purbakala yang temuan di Desa Alas Sumur, Kecamatan Pujer jadi perhatian pemerintah Bondowoso untuk serius mengembangkan potensi cagar budaya.

Herry Kusdarianto, Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan dari Dinas Pendidikan Kebudayaan Bondowoso pada hari, Rabu (16/9), mengatakan temuan benda purbakala di lahan Abdul Ghani warga Desa Alas Sumur diharapkan memiliki kluster masing-masing desa.

Kedepan Pemerintah Desa Alas Sumur bisa mengusulkan untuk mengelola benda purbakala temuannya dengan cara menciptakan mini musium yang dikelola oleh desa itu sendiri.

Baca: Toga Sumur Kuno Menarik Perhatian Museum Dan Purbakala Kabupaten Kediri

“Kita bisa konsultasikan lebih dulu sistem pengelolaan benda cagar budaya asli desa. Karena memang potensi yang paling bagus berasal dari desa,” ujar Herry Kusdarianto saat meninjau temuan benda kuni di Desa Alas Sumur.

Pemerintah daerah Bondowoso, kata Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan ini, sangat apresiasi ketika ada inisiatif warga melapor penemuan benda purbakala bernilai sejarah. Karena selain menyimpan ilmu juga patut diteliti lebih jauh.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, kata Herry, telah langsung minta Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur turun ke Bondowoso untuk melakukan penelitian dan kajian benda purbakal temuan warga itu.

Baca: Lewat Bisikan Astral Kakak Adik Menemukan Koin Kuno 

Menurutnya, laporan penemuan benda-benda kuno sebelumnya sering dilaporkan oleh kepala desa setempat. Banyak ditemukan struktur batu bata, keramik kuno dan lain sebagainya.

Lokasi sumur tempat temuan benda purbakala.

“Dulu prinsip kami yang terbesar adalah megalitikumnya. Ternyata di Alas Sumur ini banyak potensi klasiknya,” tambahnya.

Kesempatan itu, Kepala Desa Alas Sumur, Totok Hariyanto menerangkan benda atau barang kuno diyakini memiliki sejarah bernilai tinggi. Desa akan berinovasi mengembangkan.

Baca: Masuk Musim Tanam Petani Diminta Taati RTTG, Ini Tujuannya

“Megalitikum ada dolmen, batu kursi kemudian ada yang menemukan batu seperti kapak,” kata Totok.

Penemu benda kuno, saat menggali sumur, bernama Abdul Ghani mengaku tak sengaja menemukan bata dan beberapa benda peninggalan sejarah. “Saya menemukan benda itu ketika mencari mata air (membuat sumur),” pungkasnya.

Imam Syafi’i, Juru Pelihara Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso (PIMB) di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat menceritakan, Abdul Gani sedang menggali sumur.

“Kira-kira kedalaman 5-6 meter mendapati batu bata ukuran 30 cm dan sejumlah benda seperti, mangkok keramik kuno,” kata Imam Syafi’i.

Usai menemukan benda tersebut, Abdul melaporkannya ke pihak kepala desa dan seterusnya melapor ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca