Sunday, October 25, 2020
Home KALIMANTAN TENGAH KAB BARITO UTARA Berawal dari Cekcok, TOR Nekat Aniaya Korbannya Gunakan Parang

Berawal dari Cekcok, TOR Nekat Aniaya Korbannya Gunakan Parang

REPORTERAnang Fauzi
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Berawal dari cekcok mulut  hingga sempat terkena pukulan akibat tawuran di dekat Stadion Swakarya Muara Teweh, pekaku TOR (16) Akhirnya kembali dengan membawa sebuah parang  dan nekat melakukan penganiayaan terhadap Pedian Sanusi dan satu orang lainnya yang sementara belum diketahui identitas lengkapnya yakni Simanjuntak.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di jalan Pramuka, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Minggu (30/8/20) sekitar 23.50 WIB, akibatnya korban pedian Sanusi mengalami luka bacok di kepala dengan panjang sekitar 10 cm dan Simanjuntak mengalami luka bacok di punggung tangan, jari-jari tangan dan pergelangan tangan sebelah kiri hampir putus.

Untuk korban Pedian Sanusi hanya menjalani rawat jalan sedangkan Simanjuntak masih menjalani perawatan di RSUD Muara Teweh dan harus dioperasi.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian kejadian bermula saat kedua korban bersama rekan-rekannya yang berjumlah sekitar 6 (enam) orang saat sedang meminum minuman keras di dekat Stadion Swakarya Muara Teweh, terlibat cekcok mulut dengan pelaku.

Pelaku sempat terkena pukul oleh salah satu korban, perkelahian tidak berlangsung lama karena ada orang lain yang melerai sehingga kelompok korban dan pelaku bubar.

Selang waktu sekitar setengah jam kemudian, pelaku kembali dengan membawa sebuah parang dan perkelahian kembali terjadi di jalan Pramuka tepatnya sebrang rumah makan Padang Bofet Saiyo, hingga terjadi penganiayaan tersebut.

“Pelaku berhasil kita amankan di rumah kos di jalan Brigjen Katamso Gang Mubarokah, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Senin (31/8/20) sekitar pukul 04.45 WIB,” ujar Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma SIK melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Sitomeang, Senin (31/8/20).

Pelaku, tambah Kasat, mengakui telah membacok kedua korban dengan menggunakan parang. Parang tersebut diambil dari rumah keluarganya setelah ia dikeroyok oleh kelompok korban di dekat Stadion Swakarya Muara Teweh.

“Terhadap pelaku dalam hal ini akan kita sangkatan Pasal Pasal 351 ayat (2) KUH Pidana,” terang Kristanto.

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca