Berikan Perlindungan Sosial Bawaslu MoU Dengan BP Jamsostek

  • Whatsapp
Bawaslu BP Ketenagakerjaan
Bawaslu dan BP Ketenagakerjaan tandatangan MoU

KabarRakyat.ID – Panitia pengawas (Panwas) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi tahun 2020 akan mendapatkan perlindungan jaminan sosial dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek.

Hal itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman antara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banyuwangi, Iman Santoso Achwan dengan Ketua Bawaslu, Hamim di Metting Room Hotel Luminor Banyuwangi, Selasa (25/02/2020).

Read More

Selain penandatanganan MoU, kegiatan yang dihadiri Komisioner Bawaslu beserta jajaranya, Ketua Panwascam se Banyuwangi dan pihak BP Jamsostek, juga di sosialisasikan manfaat program perlindungan di BPJS Ketenagakerjaan serta tata cara klaim peserta jika mengalami kecelakaan maupun meninggal dunia ketika melakukan aktifitas sebagai pengawas Pilkada tahun 2020.

Kepala BPJamsostek Banyuwangi, Imam S Achwan yang akrab dipanggil Ketel Iman mengatakan, sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Bawaslu dilatarbelakangi banyaknya petugas penyelenggara Pemilu tahun 2019 yang lalu, tumbang karena kelelahan akibat dari aktifitas yang tinggi hingga mengalami sakit dan ada yang meninggal dunia. Hal ini jangan sampai terulang pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi tahun 2020 mendatang.

“ Artinya dalam hal ini, BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan kepada pekerja atau masyarakat, khususnya kepada teman-teman penyelenggara Pemilu, baik Bawaslu maupun KPU , “ ucap Iman S Achwan kepada Kabar Rakyat.

Menurut Iman, Bawaslu Banyuwangi sangat koorporatif ataskesediaannya menjalin kerjasama yang baik dengan BP Jamsostek dalam hal perlindungan kepada seluruh jajaranya dari tingkat kabupaten hingga pengawas di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“ Terkait anggaran Bawaslu yang hingga kini belum cair, harapan kami dapat segera cair sehingga program perlindungan kepada anggota Panwas dapat segera terwujud melalui program BPJS Ketenagakerjaan , “ ucapnya.

Nantinya setiap pengawas pemilu yang tersebar di 25 kecamatan, 217 Desa dan Kelurahan serta PengawasTPS (PTPS) akan dilindungi dengan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“ Dengan adanya perlindungan jaminan sosial BP Jamsostek, harapannya seluruh panitia pengawas pemilu dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik dan keluarga tidak lagi memiliki ke khawatiran jika salah satu anggota keluarganya bertugas sebagai pengawas pemilu, “ Iman S Achwan.

Diakhir wawancaranya Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi berharap lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera menyusul koleganya Bawaslu untuk mengikut sertakan anggotanya yang bertugas sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan  Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dalam program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara Ketua Bawaslu Banyuwangi, Hamim menyampaikan, pada tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi ahun 2020. Seluruh jajaran pengawas pemilu wajib mengikuti program perlindungan dasar BPJS Ketenagakerjaan.

“ Tingginya intensitas pengawasan pada Pemilu tahun 2019 yang lalu, utamanya pada saat pemungutan dan penghitungan suara memberikan pengalaman berharga bagi Bawaslu Banyuwangi dalam memberikan jaminan perlindungan diri bagi jajaran pengawas pemilu. Pada Pilkada Banyuwangi tahun 2020 ini, kembali Bawaslu akan memberikan perlindungan kepada seluruh jajaran pengawas ad Hock dari tingkat kecamatan hingga pengawas TPS , “ pungkasnya.

Reporter : Hariyadi

Editor : Choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *