Berikut Tanggapan Seorang Medis tentang Mayat Positif Corona Sebelumnya PDP di RSUD Genteng

  • Whatsapp
MEDIS. Proses pemakaman penanganan Corona.

Kabar Rakyat – Kisah petugas medis ambulance di RSUD Genteng. Ia mengaku heran masih ada beberapa media menyudutkan kinerja medis.

Disaat membawa mayat kasus PDP yang akhirnya dinyatakan positif Covid-19 setelah tes usap tenggorokan (Swab) dari Laboratorium keluar.

Read More

Petugas medis yang tidak ingin namanya dipublis di Kabar Rakyat menegaskan, ketentuannya dari medis memang hanya tiga orang yang mengangkut jenazah jika ada korban kasus Corona meninggal.

MEDIS. Proses pemakaman penanganan Corona.

Selebihnya mestinya petugas medis dari kecamatan dan desa/kelurahan yang membantu. Tentunya prosedurnya juga memakai kelengkapan APD (alat pelindung diri).

“Saya lihat banyak orang memvideo. Lalu sekarang viral. Seolah-olah kita (tim medis) berkerja tidak maksimal. Kita yang disudutkan, kemudian rumah sakit (RSUD Genteng) disalahkan,” kata sumber petugas medis tim pencegahan corona di Banyuwangi, ditemui disela istirahat usai bergilir tugas, Sabtu (11/4/2020).

Tidak semua orang medis, mau bertugas ditempat penanganan corona. Mereka benar-benar takut, selain karena tugas membahayakan diri sendiri juga berdampak pada keluarganya.

Kisah Medis Bwi (1)
MEDIS. Proses pemakaman penanganan Corona.

“Sebaiknya, stop menyalahkan. Jangan persoalanan corona dijadikan ajang politik menjatuhkan. Apalagi ini tidak mendidik, mana yang dibenahi. Ayo gotong royong,” ungkap petugas medis yang memiliki inisial K ini.

Apalagi di Medsos, tidak ada saringannya. Ini bikin petugas medis kesal dan jengkel.

Reporter: Jaenudin

Editor: Richard



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *