Jumat, November 27, 2020
Beranda JATIM BONDOWOSO Berpotensi kembali Zona Orange, Pertandingan Gobak Sodor di Bondowoso Bakal Dilarang

Berpotensi kembali Zona Orange, Pertandingan Gobak Sodor di Bondowoso Bakal Dilarang

REPORTERIfa Bahsa

KABAR RAKYAT – Perbup No 50 Tahun 2020 Tentang Pedoman Penerapan Tatanan Pola Hidup baru Kabupaten Bondowoso direvisi. Salah-satunya poin tambahannya adalah larangan menggelar pertandingan gobak sodor.

Kalaksa BPBD Bondowoso Kukuh Triatmoko melalui Sekretaris BPBD Adi Sunaryadi mengatakan, di Perbup yang baru telah diterangkan secara terperinci jika gelaran pertandingan gobak sodor dilarang. Menurutnya, revisi tersebut sebagai penyempurna pasal 15 mengenai larangan kegiatan perlombaan olahraga.

“Semisal gobak sodor. Di Perbup 50 tidak disebut. Disebut hanya kegiatan olahraga dilarang. Padahal sodor bukan olahraga. Karena sementara ini bukan cabang olahraga. Revisi Perbup itu secara tegas kegiatan sodor dilarang,” ungkapnya, Senin (16/11/2020).

Adi menjelaskan, revisi atas Perbup No 50 tersebut dilakukan lantaran pergerakan jumlah penderita Covid-19 terus bertambah. Saat ini Bondowoso masih berstatus beresiko sedang atau zona orange. Melalui perbaruan Perbup, Pemerintah ingin memperinci dan mempertegas tentang aktivitas apa saja yang dilarang selama menjalani fase tatanan pola hidup baru.

“Kita revisi karena melihat potensi pergerakan jumlah penderita Covid-19 naik kembali orenye lagi. Satgas melihat kesadaran masyarakat merasa aman aman saja. Makanya kita revisi. Ini cara kita untuk dapat menekan jumlah penyebaran Covid-19 ini,” terangnya.

Saat ini Perbup tersebut masih diproses oleh Bagian Hukum Pemkab Bondowoso untuk kemudian dikirim kepada biro Provinsi Jawa Timur. Diprediksi dalam bulan ini sudah dapat disahkan untuk kemudian diberlakukan.

“Mudah-mudahan bulan ini sudah disahkan,” pungkasnya.

Pertandingan Gobak Sodor sempat dilarang, bahkan aparat kerap membubarkan secara paksa jika warga tak mengindahkan larangan Pemerintah. Namun, penindakan itu tidak merata di setiap Kecamatan. Sehingga warga kembali menggelar pertandingan yang memicu kerumunan itu.

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca