Thursday, September 24, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Besar Dukungan Parpol  Tidak Jaminan Calon Kepala Daerah Menang Pilkada 2020

Besar Dukungan Parpol  Tidak Jaminan Calon Kepala Daerah Menang Pilkada 2020

REPORTERHariyadi
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Besarnya dukungan kursi parpol maupun perolehan suara koalisi parpol , belum tentu menggambarkan dukungan nyata dilapangan dan menjadi jaminan pasangan calon Kepala Daerah menang dalam Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Pengamat politik, Sugihartoyo mengatakan, hasil perolehan suara pemilu Legislatif tahun 2019 masing-masing parpol yang tergabung dalam koalisi tidak bisa dijadikan acuan dalam kontestasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi tahun 2020.

“Jumlah dukungan kursi parlemen yang berhasil diperoleh masing-masing pasangan calon belum bisa dijadikan tolak ukur, karena kekuatan masing koalisi parpol komposisinya hampir berimbang,“ ucap Sugihartoyo, tokoh akademisi saat dikonfirmasi via phonesel, Rabu (02/09/2020) kemarin.

Baca: Pemprov Jatim Supporting System Penanganan COVID-19 Klaster Ponpes di Banyuwangi

Selain itu, partai masih akan melakukan konsolidasi hingga tingkat bawah, mengingat banya dinamika yang terjadi di internal masing-masing parpol sebelum terbitnya rekomendasi dari pengurus partai tingkat pusat.

“ Mesin parpol berjalan atau tidak, baru bisa dilihat ketika masa kampanye, apakah parpol bisa membranding pasangan calon yang diusungnya dengan baik atau tidak, karena hal ini yang dapat memberikan pengaruh terhadap keputusan memilih atau tidaknya konstituen pada calon , “ jelas Sugihartoyo.

Berdasarkan pengamatannya, selama ajang pesta demokrasi  lima tahunan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Banyuwangi.

Baca: Prajurit TNI Bantu Dapur Umum Santri Terdampak COVID-19

Ada parpol yang tergabung dalam koalisi benar-benar serius memenangkan pasangan calon yang diusungnya, namun ada juga yang hanya sekedar bergabung tetapi tidak serius mengantarkan calonnya untuk memenangkan kontestasi tersebut.

“Pasangan calon harus mampu mensolidkan partai koalisinya agar mesin partai bergerak maksimal dalam rangka pemenangan,“ ucapnya.

Sementara menjelang tahapan pendaftaran pasangan calon dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi tahun 2020. Dipastikan ajang kontestasi ini hanya diikuti dua pasangan calon. Yakni pasangan Ipuk Fiestiandani – H.Sugirah dan pasangan Yusuf Widyatmoko – Gus Riza.

Baca: Gubernur Jatim Serahkan Bantuan Penanganan COVID-19 Klaster Ponpes Banyuwangi

Dan masing-masing pasangan calon telah mendapatkan rekomendasi dari parpol yang tergabung dalam koalisi sebagai tiket untuk mengikuti pemilihan kepala daerah tahun 2020.

Pasangan Ipuk – Sugirah mendapatkan rekomendasi dari 5 (lima) partai politik dengan total perolehan kursi di parlemen  sebanyak 28 kursi. Dengan rincian PDI-Perjuangan 12 kursi, Partai Nasdem 5 kursi, Partai Gerindra 5 kursi, Partai Persatuan Pembangunan 4 kursi dan Partai Hanura 2 kursi.

Sedangkan pasangan calon Yusuf Widyatmoko – KH.Muhammad Riza Aziziy mendapatkan rekomendasi dari 4 (empat) partai politik dengan total perolehan kursi di DPRD Banyuwangi sebanyak 22 kursi.

Baca: Pendaftaran Calon, KPU Banyuwangi Himbau Paslon Tidak Membawa Massa

Rinciannya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 9 kursi, Partai Demokrat 6 kursi, Partai Golkar 5 kursi dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2 kursi.

Selanjutnya jika dilihat dari perolehan kursi masing-masing parpol yang tergabung dalam koalisi pasangan calon. Kekuatan pasangan calon Ipuk –Sugirah sedikit lebih unggul dari pasangan calon Yusuf Widyatmoko dengan perbandingan dukungan 56 persen banding 44 persen.

Demikian pula jika dilihat dari perolehan suara partai masing-masing koalisi dalam pemilihan legislatif tahun 2019 lalu. Total perolehan suara koalisi partai pasangan Ipuk – Sugirah unggul tipis dibandingkan denga perolehan suara koalisi partai pasangan Yusuf Widyatmoko – KH.M Riza Aziziy.

Baca: Asyik ! Gubernur Khofifah Kembali Keluarkan Kebijakan Pemutihan Pajak

Berdasarkan catatan Kabar Rakyat yang diperoleh dari laman htts://pemilu2019.kpu.go.id/ , total perolehan suara koalisi partai pasangan  Ipuk – Sugirah sebesar 446.896 suara, dengan rincian PDI-Perjuangan 207.734 suara, Partai Nasdem, 71.711 suara, Partai Gerindra, 73.552 suara, PPP, 49.871 suara dan Partai Hanura, 44.058 suara.

Dan perolehan suara koalisi partai pengusung pasangan calon Yusuf Widyatmoko – KH.M.Riza Aziziy hanya memperoleh sebanyak, 417.999 suara, dengan rincian Partai Kebangkitan Bangsa memperoleh 185.041 suara, Partai Demokrat,108.293 suara, Partai Golkar, 92.054 suara dan PKS, 32.611 suara.

Maka jika total perolehan suara Pemilu tahun 2019 dari  dua koalisi partai  tersebut disandingkan, pasangan Ipuk Fiestiandani –H.Sugiran unggul tipis sebanyak 28.897 suara dibandingkan dengan pasangan Yusuf Widyatmoko – KH. Muhammad Riza Aziziy.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER