Bintal TMMD 110, Lettu Inf Mishari Berikan Sholawat Nariyah dan Ceramah kepada Masyarakat Desa Klekean

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Salah satu kegiatan Non fisik TMMD Ke-110 Kodim 0822 Bondowoso adalah melaksanakan Penyuluhan dan Pembinaan Mental (Bintal) bagi masyarakat dan anggota Satgas TMMD Ke 110 oleh Lettu Inf Mishari dari Bintal Rem 083/Bdj.

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Ar Rohman, Dusun Sumber Waru, Desa Klekean yang diikuti oleh warga desa Klekean yang didominasi oleh jama’ah Masjid Ar Rohman.
Tampak di lokasi kegiatan, antusiasme warga setempat sangat besar. Hal ini terlihat dari penuhnya Masjid Ar Rohman yang dipadati para jama’ah yang datang. Menurut beberapa jama’ah yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa banyaknya jamaah yang hadir karena biasanya dalam pengajian rutin diisi oleh seorang Kyai atau Ustadz, tapi kali ini ceramah dilakukan oleh anggota TNI.
Mengawali ceramahnya, Lettu Inf Mishari menuturkan bahwa hendaknya umat Islam saling mengingatkan.

“Sebagai Umat Islam hendaknya kita menjalankan segala kewajiban dan meninggalkan semua larangan yang telah ditentukan oleh agama. Bukan hanya untuk kita, namun kita harus selalu mengingatkan seluruh anggota keluarga kita.”paparnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan umat Islam juga berkewajiban menjaga NKRI.
“Kita Umat Islam yang berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia juga memiliki kewajiban untuk menjaganya, sebab NKRI ini juga didirikan oleh para Ulama-Ulama kita. Jadi NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 ini sudah final, sudah mengakomodasi semua aspirasi warga negara. Untuk itu hendaknya kita turut serta menjaga NKRI sesuai dengan kemampuan kita.”imbuhnya.
Lettu Inf Mishari, mengajak menjalankan ibadah sesuai bingkai NKRI, Pancasila dan UUD 45.
“Di dalam Pancasila yang falsafah kehidupan Bangsa Indonesia telah mencakup kehidupan berbangsa dan bernegara dan tidak bertentangan dengan agama apapun, termasuk Agama Islam. Untuk itu mari kita menjalankan ibadah dengan baik dalam bingkai NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ungkapnya.

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *