Bocah SD di Probolinggo,  Cabuli Kakak Sepupunya Hingga Hamil

719 views
Foto : Kapolres Probolinggo AKBP. Eddwi Kurniyanto saat tunjukan barang bukti kasus pencabulan, Minggu (14/4/2019). (FT. Ric)

Foto : Kapolres Probolinggo AKBP. Eddwi Kurniyanto saat tunjukan barang bukti kasus pencabulan, Minggu (14/4/2019). (FT. Ric)

KABARRAKYAT.ID – Sungguh sulit dinalar dengan pikiran sehat. Betapa tidak seorang bocah yang duduk dibangku kelas 6 SD melakukan perbuatan tidak terpuji  menyebabkan kakak sepupu sendiri hamil. Perbuatan pencabulan di dalam lingkaran keluarga ini kini ditangani Polres Probolinggo,Jawa Timur.

Sebuah peristiwa tindak pidana pencabulan yang terjadi di Desa Randumerak,Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo cukup memukul pikiran waras orang dewasa. Betapa tidak seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) harus berhadapan dengan hukum karena perbuatan menghamili kakak sepupunya sendiri. Sulit dinalar, namun fakta ini benar terjadi di Probolinggo.

Kasus yang kini dalam penangan unit PPA Polres Probolinggo tentu cukup mengundang keprihatinan. Ws (13) yang masih duduk di bangku SD harus rela menerima kenyataan pahit berhadapan dengan penyidik Kepolisian lantaran perbuatnya sendiri.  Apa yang dilakukan WS(13), yang kini ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan menyebabkan korban hamil dan kini telah melahirkan seorang bayi premature. Yang bikin miris korban tidak lain kakak sepupunya sendiri sebut saja AZ (17) pelajar SMU di Paiton.

Terkait kasus ini Kapolres Probolinggo AKBP.Eddwi Kurniyanto membenarkan ,unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Reskrim tengah melakukan penyidikan terhadap kasus pencabulan dimana tersangkanya masih di bawah umur.  Berawalan dari laporan ibu angkat korban, yang tidak rela anaknya  hamil dengan lelaki yang tidak dinikahi.

“ Kasus ini sungguh mengundang rasa prihatin dan rasanya sulit diterima akal waras. Bocah SD sudah berprilaku layaknya pria dewasa. Ia melakukan tindakan pencabulan terhadap sepupunya yang diambil anak oleh orang tuanya. Kasus ini terungkap setelah korban hamil dan kini sudah melahirkan bayi,” ungkap AKBP.Eddwi Kurniyanto didampingi Kasat reskrim AKP.Riyanto,Minggu (14/4/2019).

Kasus ini dilaporkan oleh ibu angkat korban yang menduga hamilnya AZ (17) siswi  SMU di Paiton akibat hubungan yang dijalin dengan pacarnya di sekolah. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban secara mendalam terungkap hubungan tak sepatutnya itu awalnya dilakukan oleh WS(13) adik sepupunya sendiri yang tinggal satu rumah. Dan pernah juga dilakukan sekali dengan MHP (18) kekasinya satu sekolah.

´ Korban sebelum perbuatan pencabulan sering diancam diusir dari rumahnya oleh WS. Korban sendiri adalah anak pungut yang diadobsi dari keluarga ibu WS yang sejak usia 5 tahun . Berkali-kali WS minta dilayani hubungan badan kepada korban.  Menurut pengakuan korban sebanyak lima kali dilakukan dengan WS hingga dirinya hamil. Dalam pengakuan lain korban juga pernah berhubungan badan dengan pacarnya namun hanya sekali saja dengan MHP(18)”, beber Kapolres Probolinggo AKBP.Eddwi Kurniyanto.

Terkait pengakuan AZ korban,pernah sekali bersetubuh dengan pacarnya, penyidik terus melakukan pemeriksaan. Apakah bayi yang dilahirkan itu dibuahi oleh WS (13) atau bayi terlahir adalah anak  hasil hubungan dengan MHP (18), pacar korban masih dalam penyelidikan polisi.

“ Untuk memastikan siapa bapak bayi yang dilahirkan korban tentu perlu tes DNA, masih dalam pertimbangan penyidik untuk membuat gamblang kasus pencabulan ini. Sebab ada dua orang yang diakui korban pernah mencabuli hingga dirinya hamil,” tutup Eddwi Kurniyanto.

Tindak hanya WS dan  MHP yang dimintai keterangan, sejumlah barang bukti berupa kaos dan sarung yang digunakan saat pencabulan telah diamankan polisi.

Penyidik PPA telah menyiapkan pasal UU no.35 tahun 2014 tentang perlidungan anak untuk menjerat pelaku dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Reporter : Richard

Editor      : Choiri

#Bocah SD Hamili sepupu #Bocah SD Probolinggo Cabuli Sepupu #Polres Probolinggo #Tersangka Pencabulan #Viral bocah SD

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply