Sabtu, November 28, 2020
Beranda JATIM Mantab, BSI Raih Sertifikat Emas Sistem Manajemen Pengamanan

Mantab, BSI Raih Sertifikat Emas Sistem Manajemen Pengamanan

KABAR RAKYAT – PT. Bumi Suksesindo (BSI) perusahaan operator tambang meraih sertifikat emas untuk Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Obvitnas yang diterapkan area operasinya di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Rabu, 21 Oktober 2020. BSI meraih nilai 93,94 persen dari hasil audit pada 20-21 Oktober 2020.

Tim Audit dari Kepolisian Republik Indonesia yang dipimpin Kasubdit Audit Ditpamobvit Kor Shabara Baharkam Polri, Kombes Pol. Dede Ruhiat Djunaedi, menyelamati BSI atas capaian yang membanggakan ini. “Semoga bisa dipertahankan dan ditingkatkan pada saat supervisi tahunan nanti,” tuturnya.

Baca : BSI Serahkan Bantuan Peralatan PCR dan Program Infrastruktur untuk Banyuwangi

Presiden Direktur PT BSI, Adi Adriansyah Sjoekri, menyatakan bahwa audit SMP menjadi bagian tidak terpisahkan dari upaya perusahaan dalam menjalankan kegiatan pertambangan dengan aman dan bertanggung jawab. Adi optimis capaian ini akan berdampak positif bagi perkembangan perusahaan.

“Sebagai salah satu Obvitnas, Bumi Suksesindo bertanggung jawab dalam mengembangkan fungsi, sistem, dan metode pengamanannya,” kata Adi.

Adi juga meyakini bahwa sertifikat emas ini sangat layak diberikan kepada perusahaannya karena telah melaksanakan sistem pengamanan yang memadai di wilayah operasinya. Hal itu terbukti dari nilai SMP Bumi Suksesindo dari setiap tahap yang dilaluinya selalu naik.

Baca : 100,32 Hektare Lahan Kompensasi PT. BSI Diserahkan

Pada saat supervisi yang berlangsung pada 7-9 Desember 2019, manajemen pengamanan di BSI mendapat skor 59,51. Setelah melalui beberapa pembenahan, nilai tersebut meningkat pada fase asistensi, 23-27 Januari 2020, yaitu menjadi 87,15.

Kemudian pada fase verifikasi yang berlangsung 13-15 Maret 2020, Tim Pamobvit Polri memberi nilai 91,89. Dalam penilaian Sistem Manajemen Pengamanan, ada empat kategori hasil: tindakan pembinaan (0-55 persen), sertifikat perunggu (56-70 persen), sertifikat perak (71-84 persen), dan sertifikat emas (85-100 persen).

“Sertifikat ini berlaku selama tiga tahun dan akan disupervisi setiap tahun selama masa berlakunya sertifikat,” jelasnya.

Baca : Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Banyuwangi

 

Bagi perusahaan, Sistem Manajemen Pengamanan bertujuan untuk mengelola risiko keamanan perusahaan; – melibatkan pemangku kepentingan pengamanan dalam proses bisnis organisasi; – mencegah terjadinya kerugian; – memperjelas struktur tanggung jawab keamanan dalam organisasi; dan – menjamin bahwa SMP adalah bagian dari sistem manajemen organisasi.

“Apabila proses bisnis bisa berjalan dengan aman, kami berharap kehadiran BSI bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Pengaturan mengenai Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu tertuang dalam Peraturan Polisi Nomor 3 Tahun 2019 dan Peraturan Kabaharkam Nomor 1 Tahun 2019.

Sistem tersebut meliputi proses bisnis, penilaian risiko pengamanan, penyusunan dokumen, implementasi dan sosialisasi, audit internal, dan sertifikasi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca