Budidaya Porang Berhasil Petani Hutan Bayu Makmur

  • Whatsapp
Pengurus LMDH melihat tanaman Porang di Lahan Perhutani Banyuwangi Barat
#UpayaKu, Kemitraan Potensial, LMDH Green Bayu Mandiri Bersama Perhutani KPH Banyuwangi Barat

KABAR RAKYAT – Masyarakat tepi hutan tergabung dalam LMDH Green Bayu Mandiri, Desa Bayu Kecamatan Songgon bersama Perhutani KRPH Bayu BKPH Rogojampi wilayah Administratif KPH Banyuwangi Barat, mengembangkan budidaya tanaman porang.

Harapannya, tanaman porang ditanam dengan cara kerjasama dapat meningkatkan taraf hidup petani hutan atau pesanggem binaan Perhutani.

Bacaan Lainnya

Sebagai mitra Perum Perhutani, LMDH Green Bayu Mandiri bersama-sama anggotanya makin optimis mengembangkan budidaya tanaman porang skala besar.

Seorang pengurus LMDH Green Bayu Mandiri, Sugiyono saat dijumpai dilokasi penanaman poran, Sabtu (27/2), mengungkapkan bahwa budidaya tanaman Porang bukan baru ditanam, melain sudah dilakukan sejak tahun 2012 dengan skala terbatas sebagai motifasi dan uji coba.

Kini penanaman Porang, sebut Sugiono, dikembangkan oleh petani hutan dengan skala besar. ” Tanaman porang di wilayah kami sebenarnya sudah mulai kita uji cobakan tanam sejak 2014 bersama petani hutan. Namun melihat pasar makin luas. Kami sejak tahun 2019 mulai menambah luasan tanam,” ungkap Sugiono petani hutan binaan KPH Banyuwangi Barat.

Hamparan luas tanaman Porang.

Selanjutnya, bibit Porang yang ditanam untuk budidaya dihasilkan secara mandiri oleh petani. Dari pengembangan yang ada untuk penghematan biaya produksi.

“Dalam perluasan budidaya ini, kami sudah siapkan bersama anggota petani hutan, bibit mandiri hasil perbanyakan yang kami siapkan dari bibit pilihan. Sehingga petani akan lebih hemat dalam pembiayaan tidak perlu pengadaan bibit cukup penyiapan lahan saja,” tambahnya.

Sugiono Ia menuturkan LMDH yang diurusnya bersama Perhutani KPH Banyuwangi Barat sejak tahun 2011 berkomitmen memberdayakan petani hutan lewat Pengelolaan tanaman hutan produksi dan tanaman non kayu salah satunya Porang.

“Sejak awal dibentuk LMDH ini. Kami bersama Perhutani ingin memberdayakan petani hutan. Salah satunya budidaya porang,” tuturnya.

Menurut KPH Banyuwangi Barat melalui Ibnul Mubarok,
KRPH Bayu BKPH Rogojampi mengatakan budidaya porang bersama LMDH adalah bentuk kerjasama sebagai mitra potensial untuk menumbuh kembang ekonomi warga di lingkungan hutan di pangkuan wilayah Perhutani.

“Perhutani sangat suport kegiatan terhadap masyarakat lingkungan hutan. Tujuan utamanya untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi salah satunya pemanfaan Lahan dibawah tegakan untuk tanaman porang.” cetusnya.

Saat disinggung berapa luas area yang akan di kerjasamakan dengan LMDH untuk ditanami porang serta apa tidak mengganggu tanaman pokok kayu produksi. Mubarok menegaskan, semua bisa berjalan seimbang dan beringan.

“Lahan yang akan dikembangkan untuk budidaya tahun ini LMDH mencoba 50 ha, dan kita akan dampingi tidak dilepas tangan begitu saja. Tanaman porang sebenarnya tananan endemik di hutan kami yang biasa tumbuh di bawah pohon tegakan. Jadi akan aman dan tidak akan mengganggu ekosistem yang ada,” ucapnya.

KRPH Bayu, Ibnul Mubarok mengaku optimis budidaya porang bareng LMDH Green Bayu Mandiri akan membuahkan hasil maksimal dalam peningkatan ekonomi warga sekitar hutan.

“Saat ini Porang menjadi primadona dan permintaan pasar semakin besar. Saya yakin dan optimis bisa berhasil sebab mereka sudah punya pengalaman sebelumnya dan ini merupakan perhatian Perhutani dalam Rangka berperan aktif ikut serta mengangkat ekonomi warga sekitar hutan,” pungkasnya.***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *