Bupati Anas Sampaikan LKPJ Tahun 2018 Dalam Paripurna DPRD

261 views
LKPJ Bupati 2018 copy

Foto: Bupati Azwar Anas dan Wabup Yusuf Widyatmoko menyerahkan dokumen LKPJ Tahun Anggaran 2018 kepada Ketua DPRD Made Cahyana Negara didampingi wakil pimpinan, H.M Joni Subagio, Ruliono dan Yuseini (Hariyadi)

KABARRAKYAT.ID – DPRD Banyuwangi menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2018. Yang disampaikan langsung oleh Bupati H. Abdullah Azwar Anas,M.Si, pada Jum’at (08/03/2019).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara,SE didampingi Wakil Ketua DPRD, H.Joni Subagio,MH, Ruliono, SH dan Yusieni. Hadir pula Bupati Banyuwangi, H.Abdullah AzwarAnas, Wakl Bupati, Yusuf Widyatmoko,S.Sos, Sekretaris Daerah, Drs.Djadjad Sudrajat, Asisten Administrasi Umum, Ir.Mujiono, jajaran kepala SKPD, Camat dan Lurah se Banyuwangi.

Dalam LKPJ tahun anggran 2018, Bupati Banyuwangi menyampaikan, mengacu pada arah kebijakan tahun 2018 yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Tema pembangunan tahun 2018 adalah memantapkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui peningkatan sektor unggulan pertanian dan pariwisata yang berkelanjutan .

“ Dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, Pemkab Banyuwangi senangtiasa berkomitmen dan konsisten berupaya mencapai target pembangunan yang ditetapkan. Selain menjaga dan meningkatkan performance kinerja, kunci kesuksesan pengambilan kebijakan yang dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi adalah inovasi dan kalaborasi , “ ucap Bupati Anas dihadapan rapat paripurna DPRD.

Berbagai program inovatif yang telah digulirkan, secara nyata membawa manfaat positif bagi kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. Dibidang pendidikan, angka putus sekolah di Banyuwangi sangat rendah hanya 0.3 persen. Sedangkan angka melanjutkan pendidikan SD ke SMP – SMA lebih dari 100 persen.

Dibidang kesehatan, perbaikan gizi buruk dan penanganan kemiskinan mencapai 100 persen. Urusan pekerjaan umum, panjang jalan dalam kondisi baik mencapai 96,69 persen. Urusan lingkungan hidup, salah satunya penagnan sampah 97,85 persen. Urusan ketahanan pangan, ketersediaan pangan utama dibandingkan jumlah penduduk 811,9 Kg per penduduk.

Dibidang pertanian, produksi padi terus tumbuh, dari 772.109 ton pada tahun 2014 dan kini mencapai 828.333 ton, produksi jagung tumbuh dari 142.915 ton pada tahun 2014 menjadi 209.165 ton.Produksi gabah kering Banyuwangi mencapai 817.512 ton setara beras  512.907 ton. Adapun kebutuhan beras konsumsi warga hanya 134.555 ton, sehingga surplus 385.142 ton.

“ Pemkab Banyuwangi juga menetapkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan atau LP2B seluas 55.023 hektar yang tidak boleh dialihfungsikan , “ Ucap Bupati Anas.

Beragam program pengembangan pariwisata mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan. Untuk turis domestik ke Banyuwangi, meningkat dari  497.000 orang pada tahun 2010, menjadi  5,03 juta orang pada tahun 2018. Dan wisatawan mancanegara dari 5.205 orang pada tahun 2010 menjadi 127.420 orang pada tahun 2018, dengan pendapatan devisa berdasarkan perhitungan Kementerian Pariwisata mencapai 546 milyar.

“ Semua hal tersebut,turut mendorong  peningkatan pendapatan per kapita warga Banyuwangi yang melonjak dua kali lipat dari 20,8 juta per tahun pada tahun 2010 menjadi 41,5 juta per tahun. Dan mendorong penurunan kemiskinan hingga mencapai 7,80 persen, berada dibawah rata-rata angka kemiskinan di Jawa Timur yang masih berkisar 11 persen, “ jelas Bupati Anas.

Selanjutnya terkait dengan pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2018, Pendapatan Daerah tahun 2018 ditetapkan sebesar Rp. 3.112 triliun, terealisasi sebesar Rp. 2.989 triliun atau mencapai 96,04 persen.  Belanja Daerah tahun anggaran 2018 ditetapkan sebesar Rp. 2.932 triliun, terealisasi sebesar Rp. 2.744 triliun atau 93,59 persen.

Realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp.255,3 miliar atau mencapai 99,37 persen dari target sebesar Rp.256,9 miliar. Realisasi pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp. 435,9 miliar atau mencapai 99,60 persen dari target sebesar Rp. 437,7 miliar. Sehingga realisasi pembiayaan netto sebesar Rp. 180,6 miliar atau sebesar 99,93 persen.

“ Kami menyadari masih banyak yang harus dibenahi dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Banyuwangi, untuk itu, segenap masukan dari pimpinan dan anggota dewan yang terhormat akan kami jadikan sebagai bahan evaluasi dimasa mendatang , “ungkap Bupati Anad diakhir penyampaian LKPJ tahun anggaran 2018.

Usai penyampaian LKPJ, Bupati Banyuwangi menyerahkan dokumen LKPJ tahun anggaran 2018 kepada pimpinan rapat paripurna dewan, dan selanjutnya rapat paripurna DPRD dinyatakan selesai dan ditutup.

Reporter  : Hariyadi

Editor : Richard

#bupati anas #DPRD Banyuwangi #lkpj 2018 #pertanggungjawaban bupati

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply